3748 Rumah Warga Kecamatan Tanjung Beringin Dilanda Banjir, Desa Pekan Bertambah 289 Dari Data Sebelumnya
METRORAKYAT.COM, SERGAI – Masyarakat Desa Pekan Tanjung Beringin semakin resah, karena banjir yang menggenangi rumah mereka belum juga surut. Jadi diharapkan untuk tetap waspada terhadap pasang air laut kemungkinan naik ke darat.
Hal itu disampaikan oleh Kades Pekan Tanjung Beringin, Ir.Indra Syahputra kepada media ini, Jumat (12/11/2021) saat di Kantor Desa Pekan Tanjung Beringin, Kecamatan Tanjung Beringin, Kabupaten Sergai.
Ia menjelaskan, masih bertahannya banjir ini kemungkinan dikarenakan kanal sungai Bedagai sudah dangkal, jadi air tersebut tidak bisa mengalir dengan lancar.
Selain itu, ada kemungkinan 15 hari bulan akan pasang air laut, itu yang sangat kita takutkan, maka banjir akan semakin besar. Apabila hujan terus turun di hulu dan air dari hulu tidak surut maka bisa jadi banjir besar akan melanda Kecamatan Tanjung Beringin terulang kembali.
Dikatakannya, diperhitungkan 15 hari bulan pasang air laut warga semakin takut, disebabkan hujan terus turun di daerah hulu sementara kanal di hilir sungai Bedagai tidak dapat menampung debit air yang turun dari darat.
“Mungkin kanal sungai Bedagai dangkal, jadi air tersebut tidak lancar turun ke sungai membuat air bertahan di darat. Dan kita takutkan 15 hari bulan ini akan pasang air laut, maka akan ada banjir besar,” ujar kades.
Untuk Desa Pekan lanjut Kades, banjir sudah melanda semua dusun yang ada di Desa Pekan Tanjung Beringin diantaranya Dusun I sebanyak 250 rumah, Dusun II 100, Dusun III 242 , Dusun IV 230, Dusun V 275, Dusun VI 255, Dusun VII 130 rumah, Dusun VIII 125, Dusun IX 240, Dusun X 50 rumah, Dusun XI 150, Dusun XII 80, Dusun XIII 50, Dusun XIV 120 dan Dusun XV sebanyak 15 rumah.
“Jadi total keseluruhan rumah warga Desa Pekan yang terdampak banjir sebanyak 2312 rumah, ini bertambah sekitar 289 rumah dari data sebelumnya,” sebut Indra Syahputra.
Sementara itu sambung Kades, untuk lahan persawahan yang ada di Desa Pekan Tanjung Beringin saat ini ada sebanyak 200 Ha yang masih terendam banjir sehingga para petani terpaksa menunda untuk menanam.
Dalam musim tanam dari tahun ini untuk pertanian di Desa Pekan tidak teratur, dikarenakan tidak bisa menanam disebabkan banjir semakin meluap ke persawahan warga.
“Banjir sudah menyeluruh apabila jalan masuk ke Bedagai semakin dalam airnya, distribusi gas ataupun bahan pangan akan terhambat, bisa jadi kesulitan warga tentang pangan semakin parah,” ungkap Kades Pekan.
Menurut keterangan Camat Tanjung Beringin, Elmiati, S.AP melalui pesan WhatsApp nya kepada wartawan metrorakyat.com, data banjir sementara pada tanggal 12 November 2021, Desa Pekan Tanjung Beringin sebanyak 2312 rumah, Desa Pematang Cermai 939, Desa Mangga dua 88, Desa Tebing Tinggi 145, Desa Pematang Terang 15 dan Desa Nagur sebanyak 249 rumah.
“Jadi total keseluruhan rumah warga di Kecamatan Tanjung Beringin yang terdampak banjir sebanyak 3748 rumah. Dan kami sudah mendirikan 10 Posko pengungsian banjir,” bilang Camat.
Dari data banjir pada tanggal 04 November 2021 lalu di Kecamatan Tanjung Beringin, sebelumnya Desa Pekan Tanjung Beringin sebanyak 2023 rumah, Desa Mangga Dua sebanyak 30 rumah dan untuk Desa Nagur sebanyak 149 rumah.
Jadi dari 8 Desa yang ada di Kecamatan Tanjung Beringin, rumah warga Desa Pekan Tanjung Beringin paling banyak yang terdampak banjir bertambah sebanyak 289 rumah.(MR/AS)

