Pegadaian dan BRI Resmi Hadirkan Sentra Layanan Ultra Mikro.
METRORAKYAT.COM, MEDAN – BRI-Pegadaian resmi membuka layanan terintegrasi lewat Sentra Layanan Ultra Mikro di sejumlah daerah di Sumatera Utara (Sumut).
Kehadiran ini sebagai tindaklanjut terbentuknya Holding Ultra Mikro yang memiliki visi ekonomi kerakyatan.
Selain itu Holding Ultra Mikro juga akan memperkuat model bisnis di setiap perseroan serta akan saling melengkapi dengan guna memberikan layanan keuangan yang terintegrasi untuk meningkatkan pemberdayaan maupun penyediaan pembiayaan yang lebih lengkap serta lebih murah akurat kepada masyarakat ultra mikro.
Pimpinan PT Pegadaian (Persero) Kanwil I Medan, Edwin S Inkiriwang mengatakan holding Ultra Mikro ini diwujudkan dalam bentuk sinergi layanan antara BRI dengan Pegadaian melalui model co-location yaitu jaringan layanan BRI akan dilengkapi dengan loket layanan Pegadaian atau akan lebih dikenal dengan SENYUM “Sentra Layanan Ultra Mikro”, Sabtu (9/10/2021).
“Di wilayah Sumut terdapat di 5 unit kerja yaitu BRI Unit Talun Kenas, Kantor Cabang Lubuk Pakam, BRI Unit Batang Serangan, Kantor Cabang Stabat, BRI Unit Seribu Dolok, Kantor Cabang Kabanjahe, BRI Unit Damuli, Kantor Cabang Rantau Prapat, BRI Unit Teluk Panji, Kantor Cabang Kota Pinang,” katanya saat peresmian location unit SENYUM di Talun Kenas, Kabupaten DeliSerdang.
Lanjutnya lagi, untuk tahun 2022 mendatang pihaknya akan masuk di 13 titik layanan SENYUM. Sebab program ini sebagai sarana pada masyarakat agar lebih mudah untuk mengakses layanan keuangan, khususnya pembiayaan.
“Program tersebut sudah berjalan dari tanggal 4 Oktober kemarin, hanya saja hari ini kita melakukan acara peresmian saja sebagai bentuk dalam memperingati hari inklusi nasional,” pungkasnya.
Sementara, CEO Regional BRI Wilayah Medan, Budhi Novianto mengatakan secara Nasional Layanan Co-Location SENYUM BRI dan Pegadaian dibuka di 71 Unit Kerja BRI di seluruh Indonesia
“Pada saat ini sekitar 57 Juta pengusaha ultra mikro mencari sumber pendanaan, dimana selama ini baru sekitar 20 % pelaku usaha ultra mikro yang sudah memiliki akses pembiayaan,” jelasnya.
Maka dengan Holding Ultra Mikro yang melibatkan entitas Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yakni PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, PT Pegadaian (Persero) diharapkan akan memberikan berbagai kemudahan kepada masyarakat dalam mendapatkan pinjaman dengan biaya yang lebih murah dan dengan jangkauan layanan yang lebih luas.
Pembentukan ekosistem ultra mikro akan memperkuat perjalanan BRI dalam mencapai aspirasi The Most Valuable Banking Group in Southeast Asia and Champion of Financial Inclusion, dan terus memberikan value berkelanjutan bagi seluruh stakeholders.
“Kami yakin ke depan loket-loket Sentra Layanan Ultra Mikro akan terus bertambah dan masyarakat Sumatera Utara akan semakin mudah dalam memanfaatkan keberadaan layanan tersebut sehingga penguatan ekosistem ultra mikro melalui holding akan semakin terakselerasi, dan ini tentunya sebuah kebanggaan bagi kami. Selain sebagai pemacu pertumbuhan, Holding Ultra Mikro ini akan memberikan nilai tambah untuk nasabah,” ucapnya mengakhiri. (MR/156)
