Banyak Perhotelan Berdiri Di Kota Tanjung Balai Tak Memenuhi Syarat Perlu Diusut
METRORAKYAT.COM, TANJUNGBALAI – Rangka pertemuan di DPRD Tanjungbalai bersama dinas Disporapar yang di pimpin Siman,SH menjabarkan penambahan program kegiatan berupa Paskibraka, Kejurda anggaran ini perlu untuk di tambahkan dalam APBD akan datang.
Dari hasil pertemuan, Selasa (19/10/21) di Aula Dewan dalam pembahasan RDP lintas komisi yang di Pimpin sidang Komisi C DPRD Eriston Sihaloho,SH selaku (Ketua komisi) bersama Teddy Erwin (Sekretaris) serta anggota Ir.Husaini Sinaga, Martin Chan dan Nurul maupun lainnya.
Adapun Rapat Dengar Pendapat OPD Disporapar dalam penyampaian kepada Dewan masih banyak kelemahan dalam merangkul PAD dari pengusaha perhotelan.
Kepala dinas pemuda olahraga dan Pariwisata ( Kadisporapar) Siman,SH menyebutkan, agar ada perubahan kegiatan selama ini masih banyak ingin di sampaikan atau tambahan anggaran yang datang, giat tersebut seperti Paskibraka, keberangkatan atlit berprestasi ke luar daerah, maka anggaran ada akan tetapi sangat minim, sehingga terbatas, tukasnya.
Dalam kesempatan ini Martin Chan pertanyakan dalam Pemeliharaan Olahraga
Seperti lapangan Stadion Sakti di Jalan Pahlawan Kota Tanjungbalai bahkan tahun 1960 an sangat cantik, namun saat sekarang makin memprihatinkan, apa tidak ada dana perawatan.
Lain lagi dana bantuan terhadap olahraga yang punya prestasi, bila dananya terlalu m8nim ini sangat perlu untuk dapat di kucurkan terutama di Kecamatan Teluk Nibung, seeta lainnya.
Anehnya lagi tambah Martin Atlit atlit Tanjungbalai yang berprestasi bila berangkat baik itu Kejurda dan lainnya, dalam kegiatan ke luar daerah harus diikut sertakan Pemerintah Daerah untuk mendampingi para atlit tersebut, semua ini anak anak kita agar menambah semangat, jangan ngak mau tahu alias di lepas begitu aja.kata Martin.
Sedangkan Ir.Husaini menyebutkan, terlihat dari tahun ke tahun olahraga ini begitu ngitu aja, ini perlu di tingkatkan baik itu anggarannya segera di tambah, menyoal lapangan Stadion Sakti juga perlu di benahi untuk pembangunan bola kaki dapat di salurkan, dan tembok dinding demi merobah tatanan untuk pembangunan anggaran total bentuk dan designnya umpama Rp.20 Miliar nominal ada plafonnya, agar Tanjung Balai tentang olahraga dapat berkiprah, jelasnya Husaini.
Kadisporapar Tanjungbalai Siman menambahkan, pengalokasikan lapangan di Jalan Sriwijaya Kota Tanjungbalai seluas 4 Ha sudah siap, tentang Teluk Nibung lokasinya sudah ada.ujar Siman.
Teddy Erwin yang akrab disapa Abang Damanik mengatakan, atlit kita baru baru ini ada yang berangkat ke Papua akan tetapi pelatihnya Amin jadi klabakan untuk meraih dana dalam keberangkatan, terpaksa saya hadap dengan Plt Walikota, ini perlu perhatian serius dalam menggelola olahraga.
Dikatakan Abang Damanik penggelolaan hotel berdayakan pemuda setempat seperti parkir, Satpam ini pengawasan Dispora Kota Tanjungbalai terlalu lemah, Makanya fungsi pengawasan harus di tingkatkan dari segala lini sesuai dengan bidang kinerja, namun kita harus kerjasama untuk dapat di berdayakan demi Kota Tanjungbalai ke depan ada perobahan, bebernya.
Ditambahkan Damanik, jelasnya ada hubungan kerja Dispora jangan sampai terlalaikan, laksanakan program selanjutnya untuk perjuangan dalam perubahan di tahun 2022, ucapnya Abang.
Namun Tambah Martin Chan mempertanyakan soal latihan perhotelan karyawan Ayola di Jalan Cokroaminoto, apakah itu sudah melengkapi prosedur, tanya Martin kepada Disporapar.
Gita Riana membidangi Kabid Pariwisata dinas tersebut mengatakan, banyak hotel yang belum lengkap prosedur, seperti tentang pengguna air tanah, ada ketentuan dan peraturan, apa lagi terkait tentang tenaga kerja Jaminan Sosial juga belum dilengkapi pihak perhotelan, bila perlu bersama anggota DPRD Tanjungbalai turun ke lapangan terhadap Perhotelan untuk kembuktikannya.
“Bila terbukti beri sanksi,” sebut Kabid Pariwisata Disporapar.
Hadir dalam RDP lintas Komisi diantaranya Eriston Sihaloho,SH, Teddy Erwin, Martin Chan, dan Ir.Husaini Sinaga.(MR/Ade)
