Wakil Ketua DPRD Samosir, Hak Warga Sama Jangan Diskriminasi
METRORAKYAT.COM, SAMOSIR – Wakil Ketua DPRD Samosir Pantas Marroha Sinaga meminta pihak kepolisian dan satuan polisi pamong praja (Satpol PP) Samosir untuk tidak kaku melakukan penerapan disiplin Satgas Covid-19 pada PPKM di Samosir.
Pernyataan tersebut disampaikan wakil ketua DPRD Pantas Marroha Sinaga di hadapan peserta aksi Demonstrasi Pelaku Bisnis Hiburan dan Wisata, Rabu (15/9/2021), Pangururan.
“Kami minta kepolisian dan Satpol PP tidak kaku dalam penerapan PPKM untuk acara pesta, tentunya dengan aturan protokol kesehatan (Prokes) yang tetap berlaku,” pinta Pantas Maroha Sinaga.
Dia meminta untuk tidak dilakukan diskriminasi kepada para pelaku bisnis hiburan dan wisata Samosir dengan cara melarang musik dan memaksa untuk membuka tenda acara.
“Jadi semua harus tetap hidup secara ekonomi dimasa pandemi ini, jangan ada diskriminasi demi kebaikan masa depan dan anak-anak,” pungkas Pantas Sinaga.
Dalam menyikapi persoalan perekonomian yang semakin sulit karena situasi Covid-19 yang menyerang dunia secara khusus di Samosir, para Pelaku Bisnis Hiburan dan Wisata melakukan aksi demonstrasi menuntut hak pemerataan aturan.
Demo dilakukan secara bertahap yakni kantor Bupati yang di sambut Sekretaris daerah (Sekda) Jabiat Sagala dan DPRD Samosir diterima wakik ketua DPRD Pantas Marroha Sinaga.
Para pelaku bisnis hiburan dan wisata ini menyampaikan persoalan yang dihadapi akibat kebijakan penerapan PPKM tidak berimbang di Samosir.
“Akibat PPKM tersebut, tidak bisa tampil dan berbisnis sehingga menghilangkan pendapat kami,” ujar Penanggung jawab Aksi, Charles Malau.
Penerapan kebijakan PPKM saat ini, para pelaku bisnis hiburan dan wisata lah yang paling merasakan dampaknya.
“Profesi pedagang boleh dibuka, Supir bisa jalan, warung kopi bisa buka, tapi kami dengan musik tidak bisa berbuka,” jerit hati komunitas profesi ini.
Ditambahkannya, bahwa tidak ada satupun kebijakan yang diberikan pemerintah untuk memberikan bantuan kepada para pelaku bisnis hiburan dan wisata di Samosir selama ini. (MR/156)
