Provider Mayatama Solusindo Perluas Jaringan di Karimun dengan Gunakan Tiang PLN

Provider Mayatama Solusindo Perluas Jaringan di Karimun dengan Gunakan Tiang PLN
Bagikan

METRORAKYAT.COM, KARIMUN – Kebebasan menggunakan tiang listrik sebagai tiang kabel penyaluran jaringan kepada para pelanggan menjadi suatu daya tarik bagi pengusaha luar Karimun untuk menjual produk layanan internet dikarimun, terkecuali provider Indihome yang menggunakan tiang sendiri.

Mayatama Solusindo merupakan suatu usaha layanan internet yang datang dari kota Dumai Provinsi Riau telah berhasil memiliki ratusan pelanggan dikarimun, sekalipun menggunakan tiang PLN sebagai pasilitas untuk meraup keuntungan secara pribadi.

Provider yang baru hitungan dua tahun tersebut membuka cabang di kota berazam ini, tampak dengan cepat dapat membangun jaringan dari kecamatan Meral hingga kecamatan Karimun, tanpa mengadakan tiang seperti yang dilakukan oleh provider Indihome.

Terkait penggunaan tiang PLN, Management Provider Mayatama, Erik, ketika dikonfirmasi metrorakyat.com Karimun mengatakan, alasan untuk menggunakan tiang listrik sebagai tiang untuk pembangunan dan perluasan jaringan mereka, dikarenakan provider lain juga menggunakan fasilitas yang sama.

“Kami itu melihat bahwa warga Karimun saat ini sangat butuh layanan internet, apalagi disaat anak belajar dengan online, namun kami akui kami menggunakan tiang listrik, karena provider lain juga menggunakan tiang yang sama,” ujarnya.

Ketika ditanya soal adanya izin pemakaian tiang PLN dari pihak yang bersangkutan, Erik mengatakan, tidak ada izin dari PLN, namun PLN sudah mengetahui.

Kepala PLN Ranting Tanjung Balai Karimun Jaswir, ketika dikonfirmasi lewat telepon selulernya, mengaku tidak pernah mengizinkan para provider internet menggunakan tiang PLN, namun sebaliknya pihaknya sudah menyurati sebahagian provider yang menggunakan tiang PLN untuk segera membuka kabel jaringannya.

“Saya selaku Kepala PLN Ranting Tanjung balai Karimun tidak pernah mengizinkan dan menjalin kerjasama terhadap pengusaha layanan internet dalam penggunaan fasilitas tiang PLN, kalau memang ada, siapa dia? Dan seperti apa bentuk kerjasamanya? Itu bohong. Dan saya akan komit dalam waktu dekat ini akan ambil tindakan terhadap hal ini, karena ini sangat mengganggu tugas kami,” imbuhnya.

Pudan (30), salah seorang warga Orari, Kelurahan Sungai Lakam Timur, Kecamatan Karimun, yang sehari-harinya bekerja sebagai sopir truk mengaku kewalahan melintas dari komplek orari, dikarenakan banyaknya kabel provider layanan internet yang semrawut dijalan menuju orari, dan kabel tersebut menempel di tiang PLN. “Bagi kami para pengendara, hal ini sangat mengganggu, dan berharap pemerintah daerah kabupaten Karimun dapat melakukan penertiban terhadap kabel kabel yang semrawut dijalan ini,” pungkasnya. (MR/Tim)

Admin Metro Rakyat News