OJk Sumbagut Training Guru Bersama Mahasiswa Guna Pengembangan Literasi Keuangan
METRORAKYAT.COM, MEDAN – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kantor Regional 5 Sumatera Bagian Utara (KR 5 Sumbagut) kembali menggelar Webinar Edukasi Keuangan secara virtual pada acara Bareng OJK Bincang Bincang Melek Finansial (Bobba Masal). Tema yang diangkat pada seri kesepuluh kali ini yakni Mendorong Literasi Keuangan Sejak Dini dari Dalam Kelas.
Untung Santoso selaku Direktur Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan OJK Regional 5 Sumbagut dalam sambutannya ketika membuka acara tersebut menyampaikan bahwa tema ini sangat penting karena masih ada kesalahpahaman dari persepsi masyarakat mengenai literasi keuangan.
Kemampuan literasi keuangan menurut dia, yakni bagaimana kemampuan untuk mengelola keuangan dan bukan hanya sebagai kemampuan yang diperlukan oleh orang yang sudah memiliki penghasilan saja tetapi sudah perlu ditanamkan sejak seseorang masih di usia muda.
“Seyogyanya, pengelolaan keuangan yang mengatur pengeluaran sehari-hari tetapi semuannya harus mencakup apa yang di rencanakan dari sumber pendapatan,” urainnya.
Lanjut dia lagi, hingga 31 Agustus 2021 ada sebanyak 444 pengaduan yang diajukan masyarakat di Sumatera Utara (Sumut) kepada berbagai industri jasa keuangan (IJK) yang ada, di mana secara berturut-turut didominasi oleh 53 persen perbankan, 20 persen perusahaan pembiayaan (leasing), 17 persen asuransi dan 5% fintech.
“Dan yang lebih menarik adalah fakta bahwa meskipun industri fintech baru tumbuh belakangan ini, namun pengaduan masyarakat atas industri fintech sudah cukup banyak. Untuk itu di hari ini kami akan mencoba juga berbagi ilmu kepada masyarakat mengenai pinjaman online guna meningkatkan kewaspadaan kita semua,” paparnya.
Webinar edukasi keuangan kali ini menghadirkan dua orang narasumber, yaitu Noor Hafid selaku Kepala Bagian Edukasi dan Perlindungan Konsumen OJK. Noor Hafid menjelaskan materi terkait pengenalan OJK serta Waspada Investasi dan Pinjaman Online Ilegal.
Sedangkan narasumber kedua untuk kegiatan webinar kali ini adalah Kaukabus Syarqiah yakni seorang Certified Financial Planner.
Ia menyampaikan materi mengenai mengapa perencanaan keuangan harus dimulai sejak usia dini. Selain itu, Kaukabus juga menyampaikan beberapa tips terkait cara mengenalkan fungsi uang dan tujuan keuangan sehingga anak dapat memulai perencanaan keuangan sejak dini, katannya. (MR/156)
