Langsa Zona Merah Covid-19, Proyek PT. Pratama Putra Mandiri MAN 1 Pekerja Abaikan K3 dan Tidak Pakai Masker
METRORAKYAT.COM, LANGSA – Ditetapkannya Pemko Langsa menjadi salah satu kota zona merah wabah covid-19 atau dikenal virus corona, di Provinsi Aceh masih tak membuat sejumlah pekerja di lapangan mentaati aturan yang ada yaitu bekerja menggunakan masker, Hari Sabtu (4/9/2021).
Status tersebut hanya dianggap hal sepele oleh segelintir pekerja yang melaksanakan proyek pembangunan gedung asrama tipe 2 lokasi Madrasah Aliyah Negeri ( MAN 1) Langsa. Terbukti hasil investigasi di lapangan awak media, masih ada saja pengerjaan proyek yang sedang berlangsung para pekerjanya tidak memakai Alat Pelindung Diri (APD) dan K3, mulai dari sarung tangan hingga masker dan pelindung para pekerja (K3).
Padahal, Presiden RI Joko Widodo sudah menginstruksikan agar masyarakat kalau keluar rumah pakai alat pelindung diri, apalagi pekerja yang seharian dihabiskan di lapangan. Tak hanya Pemerintah pusat, pemerintah daerah juga memerintahkan hal yang sama. Pihak kepolisian, TNI dan para Medis terus dengan gencarnya mensosialisasikan hal tersebut yakni keluar rumah harus pakai alat pelindung diri, minimal masker dan sarung tangan.
Pantauan di lapangan tepatnya di Sekolah Madrasah Aliyah Negeri ( MAN 1 ) Langsa Gampong Kapa Kecamatan Langsa Timur Kota Langsa Provinsi Aceh sedang ada pengerjaan proyek dimana para pekerjanya tak memakai APD dan K3.
Menurut informasi dari papan nama proyek yang di temukan di lokasi bertuliskan, Kementerian Agama Republik Indonesia. Kantor Kementerian Agama Kota Langsa. Pembangunan Gedung Asrama Tipe 2. Sumber Anggaran. Dipa/04(SBSN) Madrasah Aliyah Negeri ( MAN 1) Langsa. Nomor. SP/Dipa-025.04.425916/2021-23 November 2020. Kode Kegiatan. 025.04.DF.2129.CBI.002.051.A.533111. Kode Satker. 425916. Nilai Kontrak. Rp. 2.691.703.000. Pelaksana. PT. Pratama Putra Mandiri. Konsultan Pengawas. CV. Treedi Consultant.
Kepala Sekolah Madrasah Aliyah Negeri ( MAN 1) Langsa Teuku. Julianda, ST. MT yang di temui di ruang kerjanya mengatakan menyangkut dengan pelaksanaan proyek tersebut kami hanya menunjukkan tempat saja, selain dari itu tidak ada,” katanya.
Sementara sampai berita ini diterbitkan media belum mendapatkan konfirmasi dari yang terkait baik dari PT. Pratama Putra Mandiri selaku Pelaksana Proyek maupun dari PPTK Kantor Kementrian Agama Kota Langsa.(MR/DANTON)
