Diduga Proyek DD Gampong Meurandeh Teungoh Dikerjakan Asal Jadi, Plank Proyek Disembunyikan

Diduga Proyek DD Gampong Meurandeh Teungoh Dikerjakan Asal Jadi, Plank Proyek Disembunyikan
Bagikan

METRORAKYAT.COM, LANGSA – Sudah triliunan anggaran negara yang di kucurkan Pemerintah Pusat melalui program dana desa yang di peruntukan untuk seluruh desa se indonesia. Diharapkan dengan program dana desa tersebut bisa membuat desa desa lebih maju baik secara pembangunan fisik maupun tingkat kesejahteraan masyarakat desa.

Anggaran dana desa tersebut seharusnya bisa dipergunakan secara benar dan transparan sehingga bisa mendongkrak tingkat perekonomian masyarakat di desa tersebut, mengurangi angka kemiskinan.

Namun kadang tidak sedikit anggaran yang besar tersebut dijadikan ladang untuk mencari keuntungan pribadi oleh oknum oknum. Bahkan telah banyak menyeret oknum kepala desa tersandung kasus korupsi dana desa yang berujung sangksi hukuman penjara.

Bahkan menteri Desa Pembangunan daerah tertinggal dan Transmigrasi RI dengan tegas menghimbau bahwa pelaksanaan dana desa harus dilaksanakan dengan benar dan tidak main-main serta harus dengan tangung jawab yang tinggi. Dan diharapkan peran serta masyarakat untuk mengawasi pelaksanaan dana desa tersebut.

Uraian di atas terkait adanya temuan awak media di lapangan Sabtu (25/9/2021) Terkait pelaksanaan fisik dana desa Gampong Meurandeh Teungoh Kecamatan Langsa Lama Kota Langsa Provinsi Aceh, jenis kegiatan Saluran Paret Beton, lokasi. Dusun Bahagia, Sumber dana APBG Tahun 2021, Alokasi dana desa Rp. 42.966.000 juta. Yang diduga dikerjakan asal jadi dan tidak sesuai spek bahkan tidak terbuka informasi publik (tidak memasang papan proyek).

“Hasil pantuan awak media di lapangan, memang benar di lokasi pengerjaan proyek tidak terdapat papan proyek dan setelah ditelusuri awak media ternyata papan proyek di sembunyikan di kandan kambing yang jauh dari pekerjaan proyek tersebut.

Saluran Paret Beton dana desa diduga dikerjakan asal jadi karena nampak di lapangan pekerjaannya berkelok – kelok seperti ular kena pukul tidak lurus.

“Hal tersebut berat dugaan dalam pengerjaan proyek saluran paret beton dana desa di Gampong (desa) Meurandeh Teungoh syarat korupsi dan tidak sesuai spek” ujar Wartawan senior di lapangan.

Sedangkan ketika dikonfirmasi melalui handphone WhatsApp awak media hendak menanyakan terkait permasalahan ini, Geuchik Gampong Meurandeh Teungoh Nur Yakin mengatakan saya di luar, Gampong Sungai Lueng, hari ini libur, Senin aja kalau mau ketemu,” ucapnya langsung mematikan handphonenya.(MR/DANTON)

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.