Wakil Ketua DPRD Samosir, Minta Batalkan Pengembalian Bus Sekolah
MRTRORAKYAT.COM, SAMOSIR – Wakil Ketua DPRD Pantas Marroha Sinaga menyatakan secara tegas melarang rencana Kepala Desa Janji Maria Walton Tamba dan Camat Sitiotio Rohabinsar Sitanggang yang berniat untuk mengembalikan bus sekolah yang selama ini berada dan beroperasi dikecamatan Sitiotio khususnya di dua desa yakni desa Janji Maria dan desa Tamba Dolok.
Berawal saat mengunjungi Kec Sitiotio Wakil Ketua DPRD Pantas Marroha merupakan anggota dewan yang berasal dari dapil IV (Sitiotio, Harian dan Sianjur Mulamula) beliau juga memang berasal dari desa Sabulan, salah satu desa di kecamatan Sitiotio.
Pada saat tiba di pelabuhan penyeberangan di desa Cinta Maju, Jumat (13/8/2021), secara tidak diduga beliau bertemu dengan kepala desa Janji Maria dan camat yang akan menyeberang dengan tujuan ke kantor Bupati guna mengembalikan mobil bus sekolah yang nota bene mobil ini setahun yang lalu (24-8-2020) diserahkan oleh Bupati Rapidin Simbolon ke kec Sitiotio dengan tujuan untuk digunakan mengangkut (antar/jemput) anak sekolah di dua desa yakni Janji Maria dan Tamba Dolok.
Bus Sekolah yang merupakan sumbangan dari PT. Grouwth Sumatera Industri (GSI) kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Samosir.
Mengetahui rencana akan mengembalikan bus sekolah tersebut beliau menanyakan alasan pengembalian bus sekolah dijelaskan
Wolton Tamba bahwa saat Pemkab Samosir menyerahkan mobil tersebut, secara lisan sudah dinyatakan akan membantu pembiayaan operasional mobil, namun kenyataannya sampai saat ini, sudah setahun belum perna ada terealisasi anggaran bantuan untuk operasional mobil bus sekolah.
Perlu kami tambahkan masalah ini sudah kami sampaikan saat Musrembang tingkat kecamatan awal bulan Maret lalu.
Medengar keterangan Kepala desa, dengan tegas Pantas Marroha Sinaga merasa kecewa dan tidak mengijinkan Bus itu dikembalikan.
“Saya tegaskan jangan mengembalikan bus ini, nanti saya akan bicarakan ke Pemkab, kita akan cari solusinya, karena Bus sangat dibutuhkan masyarakat (anak sekolah) di daerah ini,” pintanya dengan nada tegas.
Lebih lanjut, Pantas menyarankan solusi dalam masalah ini.
“Kalau ada masalah dokumen, itu yang perlu dibereskan, bukan mobil ini yang kembalikan. Justru di daerah kita perlu ditambah lagi alat transportasi anak sekolah,” imbuh dia.
Apalagi lanjut dia, saat penyerahan Bus beliau turut menghadiri, selaku anggota DPRD dari dapil itu bersama Bupati dan Ketua DPRD. Pada saat acara itu mereka menerima penyematan Ulos Batak. (MR/156)
