Tetetesan Air Mata Pedagang di Masa Pandemi

Tetetesan Air Mata Pedagang di Masa Pandemi
Bagikan

METRORAKYAT.COM, TAPANULI TENGAH – Rumian Panggabean, seorang ibu kelahiran Sibuluan 01/07/1954, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara adalah salah satu wanita tangguh yang menggeluti usaha Kecil menengah di bidang warung kelontong.

Keseharian ibu tersebut memang dari dulunya berprofesi sebagai pedagang. Di saat wabah Corona Virus Covid-19 melanda, ibu Rumian adalah salah satu warga yang merasakan dampak dari gejolak pandemi yang sudah Tiga Tahun berlalu.

Bukan waktu yang singkat untuk bertahan hidup di masa pandemi. Hal itulah menjadi alasan bagi ibu tersebut walau tertatih-tatih untuk mempertahankan usaha yang sudah puluhan tahun di gelutinya .

Pandemi yang sudah 3 Tahun berlalu membuatnya kadang meneteskan air mata, hal itu di sebabkan menurunya penjualan dagangan miliknya tidak lagi selaris dulu.

Hal ini di ungkap ibu yang berumur 64 Tahun ini kepada Kepala Biro Metrorakyat.com Sibolga – Tapteng, Jum’at (13/08/21).

“Kadang saya sedih sendiri melihat kondisi sekarang pak. Yah, kita pasrahlah. Mau bilang apa lagi,” uangkapnya sembari terlihat lesuh atas kondisi yang di alaminya.

Hidup yang jauh dari katagori berkecukupan menjadi kendala ibu Rumian untuk memutarkan modal menggantikan dagangannya yang usang untuk di jual kembali.

“Yah, tidak ada jalan keluar, terpaksalah kita minjam sama Koperasi untuk bertahan hidup di masa pandemi ini,” tuturnya sambil melemparkan senyum.

Ia menjelaskan lagi, Merosotnya daya jual yang di alami Ibu Rumian mencapai 70%, yang dulunya bisa meraup untung Rp. 150 Ribu/harinya, kini kadang menombok untuk cicilan Koperasi yang harus di bayarkan setiap harinya.

Memang perjuangan untuk bertahan hidup di masa pandemi ini sangatlah membebani para pengusaha kecil menengah. Sesuai dengan hasil konfirmasi yang dilakukan Biro Sibolga Tapteng, banyak warga yang menggeluti usaha kelontongan gulung tikar (Bangkrut) di masa pandemi ini.

“Kalau di jaman sekarang, susah, intinya kita sehat wal Afiat, itu saja,” katanya.

Lajutnya, Mari kita dukung pemerintah dalam penerapan Protokol Kesehatan di masa pandemi ini. “Semoga pandemi bisa cepat berlalu dan kita Masyarakat bisa beraktivitas dengan normal kembali,” harapnya. (MR/RM)

Admin Metro Rakyat News