Ketua Geum : Mari Jadikan Kedua Hari Besar Sebagai Momentum Menuju Perubahan
METRORAKYAT.COM, LANGSA – Demikian disampaikan Ketua Yayasan Ekonomi Ummat (Geum) sebagai Ketua Komite Sekolah Madrasah Aliyah Negeri (MAN 1 ) Langsa dan juga Ketua Alumni, H Muzakkir, AA, SE, MM ketika menjadi pembina upacara sekolah pada hari Senin (9/8/2021) perdananya semenjak di tunjuk menjadi ketua komite sekolah tersebut, bersamaan dengan 1 Muharram 1443 H. Kegiatan upacara di pusatkan di halaman sekolah, Gampong Kapa Kecamatan Langsa Timur Kota Langsa, berlangsung mulai pukul 08.30 WIB.
H. Muzakkir mengatakan, dengan datangnya kedua hari besar 1 Muharram yang jatuhnya pada hari Selasa 10 Agustus 2021 dan beberapa hari ke depan juga kita akan memperingati hari kebesaran yaitu 17 Agustus sebagai hari kemerdekaan Republika Indonesia yang ke 76 tahun. Dengan memperingati kedua hari besar tahun ini, hendaknya menjadi momentum perubahan sekaligus evaluasi dan introspeksi diri.
“Apa saja yang telah kita perbuat, dan seberapa besar ketaatan kita kepada Allah SWT. Dengan instrospeksi diri ini, tentu kita akan mengetahui apakah kita termasuk orang yang beruntung, atau justru menjadi orang yang merugi. Melalui momentum ini, hendaknya kita bisa memperbaiki iman dan ketaqwaan kita kepada Allah SWT, serta memperbaiki Akhlak dan lebih mempererat tali silaturrahmi kepada semua insan, terutama yang telah terputus, demikian juga dengan hari Kemerdekaan nantinya terus kita tanamkan jiwa untuk selalu mencintai Negara Indonesia dengan melakukan hal – hal yang positif dalam mengisi kemerdekaan untuk menuju perubahan yang lebih baik kedepannya,” tutur Alumni MAN itu.
Lanjutnya pada saat menjadi pembina upacara sekolah, agar menjadi orang-orang yang beruntung, maka muslim idealnya memahami ajaran agama Islam secara kaffah. H Muzakkir menyayangkan fenomena degradasi moral di kalangan pemuda Islam hari ini. Padahal, sebutnya, untuk kembali menjadi pemimpin peradaban, umat muslim mesti kuat, baik fisik dan ekonomi, serta terutama pemahaman agamanya sendiri.
“Kepada para siswa dan siswi yang mengikuti upacara sekalian, saya mengimbau supaya mencari ilmu tidak hanya di sekolah saja di tempat – tempat lainpun ada seperti di dayah-dayah, pesantren yang ada. Sebagai orang muslim, sekalian berkewajiban untuk menghasilkan generasi penerus Islam yang kuat, kuat fisiknya, kuat ilmunya, dan kuat pemahaman agamanya,” demikian pungkas ketua Geum.
Menjadi pembina upacara perdana pada sekolah MAN 1 Langsa di bawah Kementerian Agama, H Muzakkir terlaksana dengan sukses di ikuti ratusan siswa dan siswi beserta dewan guru. (MR/DANTON)
