APSS Membantah Statemen Yang Mengatasnamakan Ketua Intelektual Sorong Selatan
METRORAKYAT.COM, SORONG SELATAN – Agustinus Semunya, perwakilan dari Aliansi Peduli Sorong Selatan/APSS (gabungan organisasi massa/ormas) mengkritisi beredarnya berita di Media Saiber dari salah satu Intelektual yang mengklaim dirinya sebagai ketua Intelektual Kabupaten Sorong Selatan berinisial MK sebagai narasumber.
Dalam pemberitaan itu, MK Mengklaim dirinya sebagai Ketua Intelektual Sorong Selatan. Dalam berita itu, MK mendukung pengusutan kasus korupsi dilingkungan Pemerintah Kabupaten Sorong Selatan.
Menyikapi hal itu, Agustinus Semunya menilai, bahwa sesuatu yang wajar dan bahkan wajib, orang atau masyarakat mengkritisi kinerja pemerintah daerah. Tetapi orang yang menyampaikan kritik tersebut tidak boleh mengatasnamakan apalagi mengklaim dirinya sebagai Pimpinan.
“Aliansi Peduli Sorong Selatan menyampaikan, sebagai warga negara wajib mengoreksi kinerja pemerintah. Tetapi dalam menyampaikan pendapat atau pandangan itu dilihat dari latar belakang status dan kedudukan dari unsur mana,” kata Agustinus Semunya, Rabu (4/8/2021).
Atas dasar itu, Agustinus Semunya yang juga Ketua PMKRI (Persatuan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia) Sorong Selatan, mengaku tidak setuju dengan statmen yang disampaikan MK sebagai salah satu Ketua Intelektual di Sorong Selatan.
Agustinus mempertanyakan, forum atau lembaga intelektual Sorong Selatan tersebut kapan dibentuk dan didirikan. Sebab menurutnya, ketika seseorang menyampaikan pendapat atau pandangannya melalui media massa atau di ranah publik, maka orang dimaksud harus jelas latar belakangnya.
“Mewakili ketua intelektual Sorong Selatan menyampaikan pendapat atau pandangan melalui media atau publik, maka perlu dilihat dan dikaji dengan baik terkait mengatas-namakan kelompok atau lembaga tertentu dalam menyampaikan pendapat atau pandangan,” ujar Agustinus.
Karena itu, terkait masaslah ini, Agustinus berharap kepada Pemerintah Kabupaten Sorong Selatan agar segera mendata lembaga kemasyarakatan atau yayasan yang ada di Sorong Selatan dengan baik.
“Supaya siapapun yang menyampaikan pendapat atau pandangan itu harus benar-benar dari lembaganya masing-masing,” tuturnya saat ditemui di kafe Morning, depan SMP N 2 Teminabuan, Ibukota Sorong Selatan.
Aliansi Peduli Sorong Selatan terdiri dari sejumlah organisasi massa (ormas) yang ada di Sorong Selatan. Mereka bersatu bertemu di kafe tersebut untuk membahas perihal statmen MK tersebut.Pertemuan ini dihadiri dari unsur-unsur ormas di Sorong Selatan. (MR/Dewa).
