Masyarakat dan Intelektual Maybrat Berduka Atas Kepergian Alm Bapak Raja Matias Merait Wonat Kambu

Masyarakat dan Intelektual Maybrat Berduka Atas Kepergian Alm Bapak Raja Matias Merait Wonat Kambu
Bagikan

METRORAKYAT.COM, MAYBRAT – Bapak Raja Matias Merait Wonat Kambu wafat diusia 104 tahun pada, Selasa (13/7/2021) pukul 24.00 WIT karena sakit dan usia lanjut. Ia merupakan veteran aktif. Alm Bapak Raja juga Tokoh Pejuang yang pernah berjuang untuk mempertahankan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) di wilayah Provinsi Papua Barat, khususnya Kabupaten Maybrat.

Prosesi ibadah pemakaman dilaksanakan di rumah duka kediaman almahum Bapak Raja di Kampung Kambufatem Distrik Aitinyo Barat, Kabupaten Maybrat, Jumat (16/7/2021). Ibadah dipimpim Pendeta Urbanus Ulim, Bupati Maybrat Dr Bernard Sagrim berserta istri, Pimpinan OPD dan juga Masyarakat Warga jemaat GKI Sion Kambufatem serta dedominasi Gereja di wilayayah Aitinyo Raya.

Alm Matias Merait Wonat Kambu merupakan sosok pemimpin yang patut di contohi oleh masyarakat dan intelektual dimana beliau telah menghadirkan NKRI dibumi A3 dan membuat terobosan baru untuk mendukung proses pembangunan Infrastruktur serta pendidikan di wilayah maybrat.

Usai ibadah, pihak keluarga menyerahkan jenazah Alm Bapak Raja kepada Dandim 1809/Maybrat Letkol Ind Harry Ismail. Selanjutnya, personel Kodim membawa jenazah menuju tempat pemakaman di samping halaman Gereja GKI Sion Kambufatem. Pemakaman Bapak Raja dilakukan dengan upacara militer.

Bupati Bernard Sagrim bertindak sebagai inspektur upacara pemakaman Bapak Raja. komandan upacara adalah Kapten Inf Suyanto dari Kodim Maybrat. Upacara pemakaman diikuti kepala kampung dan kepala distrik se Atinyo Raya, dan keluarga duka serta tamu undangan.

Bupati Bernard Sagrim mengatakan, Almarhum merupakan tokoh yang memperjuangkan sekaligus mempertahkankan kedaulatan NKRI di wilayah Papua Barat, khususu Maybrat. “Almarhum Bapak Raja Matias Merait Wonat Kambu merupakan salah satu contoh negarawan yang harus diikuti generasi Papua dan lebih khusus generasi Maybrat,” katanya.

Untuk itu, Bupati meminta anak-anak keturunan Alm Bapak Raja dapat mempertahankan ketokohan yang luar biasa itu bagi NKRI. Ia juga mengajak semua masyarakat Maybrat harus dapat mengikuti ketokohan dari Almahum.

Mewakili Pemerintah Negara Republik Indonesia, Provinsi Papua Barat dan Kabupaten Maybrat, Bernad Sagrim menyampaiakan penghargaan yang sebesar–besar kepada Almahum atas dedikasi atau pengorbanan terhadap NKRI dan pengabdianya bagi gereja GKI di tanah Papua dan pengabdianya bagi Pemerintah Kabupaten Maibarat. (MR/Dewa)

Admin Metro Rakyat News