LSM PEUREUGAM Minta Kakanwil Kemenag Aceh Segera Copot Hasanuddin Diduga Hanya Buat Gaduh
METRORAKYAT.COM, LANGSA – Sekretaris Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM PEUREUGAM ) minta Kakanwil Kementerian Agama Propinsi Aceh Untuk segera mencopot Drs. H Hasanuddin, MH Sebagai Kakan Kemenag Kota Langsa, pasalnya, dibawah kepemimpinan Hasanuddin sebagai Kakan Kemenag Kota Langsa dirasakan oleh sejumlah tenaga pendidik khususnya jajaran Kemenag, tidak mampu membawa perubahan kearah yang lebih baik, hanya membuat membuat kegaduhan dan menunjukkan sikap arogansi serta tidak mampu menganyomi bawahannya seperti yang terjadi baru-baru ini pada kegiatan mutasi Kepala Madrasah dilingkungan Kemenag Kota Langsa.
“Kami sebagai pemerhati masyarakat meminta kepada Kakanwil Kemenag Propinsi Aceh untuk segera meninjau ulang penempatan H.Hasanuddin MH sebagai Kakan Kemenag Kota Langsa, kalau perlu di copot hal ini perlu dilakukan demi menjaga marwah nama baik pendidikan yang berada dibawah jajaran Kementerian Agama khususnya Kota Langsa,” demikian disampaikan Baihaqi Sekretaris LSM PEUREUGAM menyikapi Polemik mutasi Kepala Madrasyah yang dilakukan Kakan Kemenag Kota Langsa beberapa hari lalu, Rabu (14/7/2021).
Ia menjelaskan,”dalam perjalanan sejarah sekolah non formal yaitu MI, MIN, MTsN, MTsS serta MAN yang ada di Kota Langsa sudah terbangun dengan sangat-sangat baik dari semua sisi, sekolah Madrasah banyak diminati oleh para orang tua wali siswa sebagai sarana pendidikan agama dalam menempuh anak-anak mereka menjadi anak yang berwawasan dan berakhlakul karimah.”
“Namun sangat disayangkan jika pimpinan yang awalnya diharapkan mampu membawa yang berlambangkan ” Ikhlas Beramal ‘ kearah perubahan malah sebaliknya menciptakan suasana gaduh yang menjadi sorotan publik, hal ini perlu segera diatasi agar Polemik mutasi Kepala Madrasah tidak berimbas kepada jalannya proses belajar mengajar serta tidak berkelanjutan,” ujar Sekretaris LSM PEUREUGAM Baihaqi meminta Kakanwil Kemenag Aceh untuk segera mencopot Drs H.Hasanuddin, MH sebagai Kakan Kemenag Kota Langsa. (MR/DANTON)
