Bupati Samosir Keluarkan Instruksi Pembatasan Aktivitas Masyarakat

Bupati Samosir Keluarkan Instruksi Pembatasan Aktivitas Masyarakat
Bagikan

METRORAKYAT.COM, SAMOSIR – Bupati Samosir Vandiko Timotius Gultom mengeluarkan instruksi atau Surat Edaran (SE) Nomor : 19 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di masa pandemi Covid-19, tertanggal 7 Juli 2021, melalui juru bicara Satgas Covid-19 Samosir, Rohani Bakkara, Kamis (8/7/2021), Pangururan.

SE yang ditandatangani langsung oleh Bupati Samosir Vandiko T Gultom ini juga menyahuti Instruksi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) tentang PPKM berbasis Mikro dan Mengoptimalkan Posko Penanganan Covid-19 tingkat Desa/Kelurahan dan Dusun di setiap daerah. Serta SE Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Nomor:188.54/23/INST/2021 Tentang Perpanjangan PPKM dalam rangka pengendalian penyebaran Cirina Virus Disease 2019 (Covid-19).

SE ini dikeluarkan sebagai upaya mengendalikan kasus Covid-19 di Samosir yang terus menerus mengalami kenaikan.

“Bupati telah mengeluarkan SE terkait pembatasan kegiatan adat istiadat masyarakat Samosir,” ucap Rohani membenarkannya.

Terkait SE tersebut, Bupati menyampaikan empat poin penting yang menjadi perhatian khusus bagi jajarannya.

Pertama, memperlihatikan lonjakan penyebaran Covid-19, hingga saat ini masih terus menerus meningkat, maka acara adat/pesta dan atau acara yang berpotensi mengundang kerumunan ditiadakan dan hanya diperbolehkan melaksanakan acara pemberkatan di gereja tempat ibadah dengan menerapkan protokol kesehatan.
Kedua, untuk acara kematian, hanya diperbolehkan paling lama 2 hari dengan menerapkan protokol kesehatan.

“Ketiga, jenazah yang dibawa dari luar Samosir tidak boleh diinapkan dan harus dikebumikan hari itu juga. Dan poin keempat, surat edaran ini berlaku 7 Juli sampai 20 Juli 2021, tutupnya. (MR/156).

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.