Dishub Asahan Lalai Jaga Portal Jalan Berbiaya Milyaran
METRORAKYAT.COM, ASAHAN — Sesuai dengan peruntukannya untuk menjaga kondisi serta sekaligus merawat jalan dari kendaraan bertonase besar yang melintas Pemkab Asahan melalui Dinas Perhubungan (Dishub) telah membangun 50 titik portal di 16 kecamatan.
Sayangnya, portal atau pembatas ruas jalan yang menghabiskan dana APBD sebesar 1,8 miliar tersebut tidak terawasi sebagaimana mestinya. Artinya ada kemungkinan Dishub lalai dalam merawat dan menjaganya.
Seperti portal dijalan S Parman Kelurahan Bunut Barat 2 tahun belakangan kerap dibuka seseorang agar truk besar bisa leluasa masuk untuk menurunkan muatan bertonase diperkirakan mencapai puluhan ton.
” Truk yang masuk muatannya besar. Sebab, mengangkut tiang-tiang besi lampu jalan, lebih dari 30 ton, ” ujar Andre, Ketua SPSI Kelurahan Bunut Barat saat di temui awak media ini, Senin (7/6/2021) di Kisaran.
Ia juga mengungkapkan telah menegur pihak yang membuka portal jalan tersebut namun tidak diindahkan. ” Sudah kita tegur, mereka tidak mengubrisnya. Mungkin karena ada pihak Dishub dibelakangnya, ” ketus Andre.
Ia juga menyampaikan jangan karena kepentingan pribadi atau kelompok pihak-pihak tertentu jalan yang syogianya untuk kenyamanan masyarakat melintas menjadi hancur. Padahal jalan hotmix itu sudah lama diidamkan masyarakat.
” Kita minta Dishub bersikap tegas untuk tidak memperbolehkan portal jalan tersebut dibuka tutup walau untuk kepentingan apapun, demi menjaga jalan tersebut. Kalau tidak ditanggapi, kita akan melaporkan hal ini ke Bupati, ” pungkasnya.
Dari amatan dilokasi memang terlihat jalan hotmix yang dibangun Pemkab Asahan tersebut mulai kelihatan berlubang-lubang dan hancur disana-sini.(MR/Ev)
