Tim Labfor Polda Sumut Lakukan Olah TKP di Kediaman Jurnalis Korban Teror OTK di Siantar
METRORAKYAT.COM, PEMATANG SIANTAR – Sebagai bentuk respon cepat dari Pihak Kepolisian terkait tindakan teror yang dialami korban atas nama Bamby Lubis seorang Pimpinan Umum sekaligus pemilik media online LinkToday.com dan untuk mempercepat proses penyelidikan pelaku teror pembakaran rumah korban yang terjadi pada Sabtu (29/05/2021) dini hari sekitar pukul 3.30 WIB.
Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Sumatera Utara didampingi langsung oleh Kasat Reskrim Polres Pematang Siantar, Edi Sukamto beserta jajaran turun langsung melakukan Olah TKP (Tempat Kejadian Perkara) ke Jalan Jorlang Kelurahan Simarito Kecamatan Siantar Barat Kota Pematangsiantar Provinsi Sumatera Utara. Senin (31/05/2021).
Dari informasi yang diperoleh dari korban, Tim Labfor Polda Sumut yang melakukan oleh TKP berjumlah kurang lebih 8 (delapan) orang dan dibagi menjadi 2 (dua) tim. Selain itu, tim Reskrim Polres Pematang Siantar dan Kasat Reskrim Polres Kota Pematang Siantar tampak hadir mendampingi Tim Labfor Polda Sumut saat melakukan Olah TKP.
Menurut Bamby Lubis (korban, red), pihak Kepolisian dari Tim Labfor Polda Sumut dan dari Polres Pematang Siantar, siang tadi sekitar pukul 14.00 WIB sudah datang ke rumah untuk olah TKP.
“Sebelumnya, juga tadi sekira pukul 12.00 WIB siang, saya sudah dipanggil oleh Polres Pematang Siantar untuk dibuat BAP sebagai saksi. Selain saya, saksi-saksi lainnya dari kita juga sudah dipanggil Polisi,” terang Bamby.
Bamby juga menyampaikan, jika sejauh ini menurutnya pihak Kepolisian khususnya Kasat Reskrim Polres Pematang Siantar dan jajaran sudah bekerja dengan baik.
“Kita juga berharap, agar kasus ini cepat terungkap dan pelaku segera ditangkap dan diproses secara hukum,” sebutnya.
Sekedar diketahui, bahwa dua hari sebelumnya, Sabtu (29/05/2021) dini hari, sekitar pukul 03.30 WIB dirumah kediaman Bamby Lubis pemilik media online LinkToday.com diteror oleh OTK (Orang Tak Dikenal) dengan cara melempar bensin ke arah pintu masuk rumah hingga menyebabkan terjadi Kebakaran besar di bagian depan rumah.
Bamby menduga, teror tersebut akibat adanya pemberitaan di medianya yang terbit pada Jum’at, (28/05/2021) dengan judul “Peredaran Narkoba Siantar Pake Sistem Buka Tutup, Kasat Narkoba Siantar Diduga Tutup Mata”. Dan berita tersebut terbit sekira pukul 14.53 WIB.
Masih lanjut Bamby menjelaskan, bahwa 2 (dua) minggu sebelumnya tepatnya pada Selasa (14/05/2021) dirinya ada menerima ancaman dari seseorang dengan inisial UH. “Kalau kau masih sayang keluargamu dan masih mau lihat mereka tak usah campuri aku kalau tak mau berkawan sama aku,” tulis UH kepada Bamby lewat pesan singkat Whatsapp. (MR/RED)
