Permata GBKP Harapkan Polisi Serius Tangani Kasus Yoga Wijayanta

Permata GBKP  Harapkan Polisi Serius Tangani Kasus  Yoga Wijayanta
Bagikan

METRORAKYAT.COM,TANAHKARO – Satu minggu berlalu atas kepergian Yoga Wijayanta Sembiring Meliala (23) warga Desa Sukanalu Simbelang Kecamatan Barusjahe menghadap yang kuasa,tepatnya Kamis (29/4) di Rumah Sakit Bina Kasih Jalan TB.Simatupang Medan setelah dirawat beberapa hari. Namun, pihak keluarga masih dirundung duka yang mendalam dan begitu juga temannya sesama Permata GBKP Sukanalu Simbelang.

Kapolres Karo AKBP Yustinus Setyo,SH.SIK melalui kanit Lidik I Resum Ipda Togu Siahaan kepada wartawan, Rabu (5/5) di Polres Karo mengatakan kasus ini ditangani dan pasal untuk menjerat pelaku dipersangkakan dengan Pasal 351 ayat 3 KUHP dan dapat dipenjara selama 7 tahun lamanya.

Saks-saksi yang sudah dimintai keterangannya, Jupiter Sitepu,0 Sitepu, Jeksen Sitepu, pada Kamis (29/4) selanjutnya , Krisnanta Ginting, Aprendi Perangin-Angin, Yogi Ginting , Rabu (5/5) di ruang Resum Polres Karo dan masih ada beberapa saksi lagi belum dimintai keterangannya. ” Polres Karo tetap tangani kasus ini dan postingan yang diunggahnya di Face Bok nya atas nama Nila Carona sudah diskrinshot, ” ujarnya.

 Sementara  Sekertaris Permata GBKP Sukanalu Simbelang, Krisnanta Ginting didampingi beberapa teman sesame Permata GBKP Sukanalu kepada wartawan, Rabu (5/5) seusai  diperiksa mengatakan, selaku teman korban di organisasi Permata GBKP Sukanalu Simbelang meminta Polres Karo agar serius  menangani kasus ini dan menghukum pelaku sesuai perbuatannya.

Sebenarnya Polisi agak lambat menangkap tersangka AS. Kejadian pada hari Minggu (25/4) sekira jam 21:00 wib di lokasi cafe dan kolam pancing miliknya dan keesokan harinya , Senin (25/4) kami satu persatu didatangi ke rumah masing – masing sehingga kami ketakutan dan terpaksa bersembunyi. Atas kejadian ini kami semua teman-temannya sangat kehilangan ,dia adalah sosok pengayom bagi kami anak Permata GBKP Sukanalu Simbelang,ujarnya.

Almarhum sudah satu tahun sebagai ketua Permata dan berakhir tahun 2023 mendatang. Walaupun dia tidak bersama kami lagi, tetapi sesama pengurus tetap menganggap Yoga sebagai ketua kami.

” Kami berdoa agar Yoga Wijayanta Sembiring Meliala tenang bersama bapa di surga dan banyak kenangan kami bersamanya, ” ujar mereka dengan nada kesedihan.(mr/jon)

Tonton Video Arung Jeram di bawah ini:

Admin Metro Rakyat News