Medan Segera Akan Miliki LRT, Bobby Nasution: Kita Optimalkan Transportasi Massal
Bahkan, Budi Karya mengaku sempat diskusi dengan Gubsu dan Wali Kota serta melihat angkutan massa seperti kereta api, light rail transit (LRT), bus rapid transit (BRT) dapat dijadikan sebagai angkutan masa depan di Kota Medan sekaligus mengurai kemacetan yang terjadi selama ini.
“Saya sebagai seorang yang konsen tentang angkutan massal, tentunya keinginan tersebut luar biasa. Malah di kesempatan ini, saya sampaikan bahas kereta api adalah masa depan Kota Medan,” kata Budi Karya saat meninjau Stasiun Kereta Api.
Dalam peninjauan tersebut, Budi Karya selanjutnya mengungkapkan, perlintasan kereta api di Stasiun Kereta Api yang saat ini hanya 2 track akan menjadi 6 track, sehingga nanti ada track yang menuju ke Binjai menuju Belawan. Dengan demikian masyarakat yang dari Binjai dan Belawan bisa langsung menuju ke Kuala Namu sehingga kereta api menjadi pilihan masyarakat untuk bergerak dari satu tempat ke tempat yang lain.
“Kita memang sedang merencanakan LRT dan memilih Medan sebagai salah satu pilihan untuk dikembangkan selain Bandung. Kami akan finalisasi, tentu membangun LRT harus komplementari dengan jalur kereta yang ada. Tetapi ada jurusan lain sehingga antar kota, LRT dengan kereta api itu saling melengkapi. Dalam waktu dekat ini, Pak Wali Kota sudah membuat surat kepada kami agar BRT ditingkatkan,” kata Budi Karya.
Selanjutnya, kata Budi Karya, dirinya mendapat laporan penumpang dari Belawan sangat padat. Oleh karenanya Kemenhub akan memberikan tambahan bis berupa by the service yang disubsidi. “Jadi angkutannya kalau sekarang baru 2 nanti akan ditambah lagi menjadi 2 dan kemudian ditambah lagi,” ungkapnya.
Kemudian Budi Karya mengungkapkan, pembangunan di Sumut begitu intensif. Sebentar lagi pun, imbuhnya, pembangunan Terminal Amplas selesai. Dirinya juga telah berbicara dengan Gubernur Sumut bahwa pembangunan terminal air di Danau Toba juga akan selesai sehingga menjadikan Danau Toba menjadi salah satu tujuan wisata.(mr/wan)
