Bupati Samosir Audensi ke BBPJN II Sumut

Bupati Samosir Audensi ke BBPJN II Sumut
Bagikan

METRORAKYAT.COM, SAMOSIR – Bupati Samosir, Vandiko T Gultom melakukan audensi serta koordinasi ke BBPJN II di Medan. Rombongan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Samosir dipimpin oleh Bupati didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Kepala Bappeda, Kepala Dinas (Kadis) Pekerjaan Umum, Kadis Pera KPP, Kadis Kominfo, koordinasi dengan Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) II – Medan terkait dukungan Aksesibilitas dan Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Danau Toba di Samosir.

Kedatangan rombongan di sambut kepala BBPJN II Medan, bertempat di kantor itu, Selasa (11/5/2021), Medan.

Kepala BBPJN II Medan Selamet Rasidi menjelaskan bahwa Pemerintah Pusat melalui BBPJN II Medan Ditjen Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KPUPR) RI. Adapun paket kegiatan di Samosir untuk tahun anggaran (TA) 2021 sebagai Penggantian Jembatan Tano Ponggol, Pelebaran Jembatan Samosir Cs, Jalan Pesisir Danau Toba untuk Konektivitas 7 Kabupaten Kawasan Danau Toba (Lanjutan Jalan Sp. Gonting-Janji Raja) yang masih menunggu anggaran dari Pemerintah Pusat, Penanganan Longsoran, pemeliharaan rutin jalan dan jembatan.

Dikesempatan itu Bupati menyampaikan beberapa usulan kepada pihak BBPJN II diantaranya, Lanjutan Rekonstruksi Jalan Simpang Gonting-Janji Raja, Aksesibilitas Menuju Desa Wisata, Pembangunan Jalan Pangururan By Pass.

Yang intinya koordinasi dilakukan menurut Bupati merupakan salah satu wujud yang dijanjikan pada Pilkada Tahun 2020 adalah sinergitas pembangunan antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi (Provsu)/ Pemerintah Kabupaten Pemkab Samosir, guna mengagendakan rencana pembangunan di Samosir berdasarkan anggaran dari kementerian.

Kabid KPIJ BBPJN II Stalianto menambahkan sesuai tupoksinya menyasar kepada jalan nasional yang berada di Samosir.

Sesuai kriteria pembangunan jalan oleh pemerintah pusat, diharapkan agar Pemkab memenuhi Readiness Criteria berupa Feasibility Study (FS), Detail Engineering Design (DED), Dokumen Lingkungan, Penyerahan Lahan yang siap untuk dibangun (Clean and Clear), untuk ini Pemkab agar menghibahkan lahan kepada BBPJN II.

Selanjutnya Kabid Pembangunan BBPJN II Simon Ginting menjelaskan terkait dengan kendala Pembebasan Lahan untuk Penggantian Jembatan Tano Ponggol masih ada beberapa titik yang perlu diselesaikan, termasuk masalah bangunan yang sudah dibayarkan tetapi belum bersedia pindah.

Selain paket penggantian Jembatan Tano Ponggol, saat ini juga sedang dilaksanakan pelebaran Jembatan Samosir Cs (25 Jembatan) 7 diantaranya terkendala dengan pemindahan utilitas (1 tiang Telkom dan 6 pipa air minum).

Pihak Balai meminta agar dinas terkait dapat menyelesaikan permasalahan ini sehingga konstruksi berjalan sesuai dengan waktu kontrak.

Asep Tahyar Kabid Preservasi berharap preservasi Jalan Nasional bahwa BBPJN II sudah maksimal dalam pelebaran jalan Nasional lingkar Samosir dengan lebar 11-13 meter, kondisi saat ini beberapa spot yang belum dapat diperlebar karena terkendala ketersediaan lahan.

Diakhir pertemuan, Bupati memberikan proposal usulan kepada Balai BBPJN II Medan dan berharap kedepannya dapat lebih bersinergi menyelesaikan permasalahan pembangunan yang sedang dikerjakan. (MR/156).

Tonton Video Arung Jeram di bawah ini:

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.