BI Jaga Stabilitas Nilai Rupiah Sebagai Pemulihan Ekonomi

BI Jaga Stabilitas Nilai Rupiah Sebagai Pemulihan Ekonomi
Bagikan

METRORAKYAT.COM, JAKARTA – Bank Indonesia (BI) akan tetap menjaga stabilitas perekonomian Nasional sebagai upaya mendukung pemulihan ekonomi.

Selain itu BI juga akan mempertahankan Bunga Acuan Tetap sebesar 3,5 Persen. Hal tersebyt berdasarkan Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) yang diadakan pada 24-25 Mei 2021 yang memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan atau BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) tetap di level 3,5 persen.

Gubernur BI Perry Warjiyo juga memutuskan untuk mempertahankan suku bunga Deposit Facility sebesar 2,75 persen, dan suku bunga lending facility sebesar 4,25 persen.

“Keputusan tersebut akan konsisten dengan perkiraan inflasi tetap rendah serta sebagai upaya untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah dan mempercepat upaya pemulihan ekonomi,” papar Gubernur BI Perry Warjiyo, Selasa (26/5/2021).

Disampaikan dia, nilai tukar rupiah masih tetap terkendali, yang mana pada 24 Mei 2021 menguat 0,63 persen secara point-to-point.

Perkembangan rupiah ini didorong oleh aliran masuk modal asing meski belakangan mengalami tekanan akibat fluktuasi imbal hasil treasury Amerika Serikat.

Selain itu inflasi tetap rendah sebesar 0,13 persen secara bulanan, sehingga secara tahun berjalan mencapai 0,58 persen.

Perry menambahkan pertumbuhan ekonomi domestik terlihat membaik sesuai dengan perkiraan, tercermin dari pertumbuhan ekonomi pada kuartal I/2021 yang terkontraksi lebih rendah, sebesar -0,74 persen secara tahunan.

“Kami memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun ini akan tumbuh positif pada kisaran 4,1 hingga 5,1 persen,” ungkapnya.  (MR/156).

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.