oleh

Ada Sanksi dan Pidana, Wong Chun Sen : Masyarakat Kota Medan Jangan Buang Sampah Sembarangan

METRORAKYAT.COM, MEDAN – Sampah selalu saja menjadi momok yang dianggap tak mudah untuk dituntaskan dengan cepat. Kurangnya kesadaran masyarakat juga membuat pemerintah kewalahan untuk mengatasi masalah sampah yang sering kali dapat menimbulkan bau yang menyengat dan mencemari lingkungan.

Dalam hal ini, agar masyarakat Kota Medan dapat mengetahui mengenai bagaimana cara mengelolah sampah dan bagaimana dampaknya bagi lingkungan dan kesehatan jika dibuang sembarangan, maka Anggota DPRD Kota Medan, Drs. Wong Chun Sen, M.Pd.B kembali mensosialisasikan Perda No. 6 Tahun 2015 Tentang Pengelolaan Persampahan di Jalan Bhayangkara, Kelurahan Indra Kasih, Kecamatan Medan Tembung, Sabtu (22/5/2021).

“Perda tentang pengelolaan sampah ini sudah lama, tapi banyak masyarakat yang belum mengetahuinya. Tidak hanya itu saja, banyak tempat sampah yang disediakan oleh Kecamatan, tapi masih ada juga masyarakat yang buang sampah sembarangan,” kata Wong.

Dalam hal ini, Wong Chun Sen Tarigan meminta agar pihak kecamatan maupun kelurahan serius dalam penanganan sampah setelah kewenangannya diserahkan dari dinas.

“Untuk itulah kita meminta pihak kecamatan dan kelurahan serius dalam penataan sampah mulai dari lingkungan, ke tempat pembuangan sampah sementara hingga ke tempat pembuangan akhir,” ucap Wong saat Sosper Ke V tentang Perda No.6 Tahun 2015 tentang pengelolaan persampahan.

Didampingi Kasi Sarana Prasana Kecamatan Medan Tembung, Razif G Lubis serta perwakilan Kelurahan Bantan, Medan Tembung dan perwakilan Kelurahan Indra Kasih, Medan Tembung, Yos Irwansyah, Wong pun mengingatkan agar pihak kecamatan dan kelurahan jangan lagi ada sampah yang berserakan di jalan.

Wong pun menceritakan pengalamannya karena tidak ada pengawasan maka hingga terjadi sampah impor.

“Dari warga kecamatan X lalu membuang didaerah kecamatan Y dan sebaliknya,” ungkap Wong.

sambung anggota Komisi II DPRD Medan ini, maka dari itulah, nantinya kita berharap setelah persetujuan anggaran penanganan sampah ke kecamatan diharapkan mampu mengatasi permasalahan sampah termasuk truk sampah.

Ia pun meminta kepedulian warga tidak membuang sampah sembarangan apalagi sampah ke parit.

“Buanglah sampah pada tempat yang disediakan sehingga memudahkan petugas kebersihan dalam mengangkut sampah,” ucapnya.

Masih pada kegiatan agar warga mematuhi dan melaksanakan Protokol Kesehatan (Prokes) kepada warga yang hadir dalam kegiatan sosper.

Wong yang duduk di Komisi 2 DPRD Medan juga meminta dukungan warga menyukseskan Medan Kota yang bebas dari Covid-19.

Lanjutnya, dalam Perda tersebut sudah tertera dan diatur ketentuan pidana untuk perorangan yang buang sampah sembarangan dapat dikenakan denda Rp.10 juta dan kurungan 3 bulan penjara. Sementara untuk badan usaha, didenda Rp. 50 juta dan tahanan 6 bulan.

”Perda ini sudah ada sejak tahun 2015. Jadi, kepada warga atau masyarakat dihimbau agar tidak membuang sampah sembarangan di selokan (parit) atau pun di sungai agar tidak terjadi banjir saat hujan turun, yang diakibatkan tersumbatnya drainase karena banyaknya tumpukan sampah. Jika ada orang ataupun pelaku usaha yang kedapatan sering membuang sampah sembarangan, tidak pada tempatnya, kalau bisa di foto saja, setelah itu dilaporkan ke Kelurahan setempat agar mendapatkan sanksi sesuai dengan Perda Kota Medan Nomor 6 Tahun 2015,” tegas Wong, politisi dari Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Medan ini. (MR/Red)

Breaking News