oleh

Bengkel Speed Racing Diduga Lakukan Pembodohan kepada Pelanggan

METRORAKYAT.COM, KARIMUN – Satu unit sepeda motor honda Astrea Grand milik Ln (40) warga jalan Sahata, kelurah sungai pasir kecamatan Meral, menjadi objek perseteruan antara pemilik bengkel dengan pemilik kenderaan, dikarenakan pemilik motor merasa menerima perlakuan pembodohan terkait jasa bengkel yang dilakukan pihak bengkel speed racing beralamat di baran tiga kelurahan Baran Barat, kecamatan Meral.

Sikorban dalam keterangannya kepada metrorakyat.com Rabu (21/04/2021) mengatakan, awalnya korban datang kebengkel, mempertanyakan kerusakakan motornya, lalu pihak bengkel menyarankan untuk dilakukan bongkar mesin, dan dipastikan motor tidak akan berasap lagi dan oli tidak keluar dari box mesin serta mesin akan bersuara dengan halus, namun butuh biaya 700.000, sikorbanpun menyanggupinya. Seiring berlangsungnya proses bongkar mesin, pihak bengkel sering menghubungi sikorban menawarkan penggantian sperpat mesin, sikorban juga menyetujuinya dengan harapan motor akan selesai sesuai harapan. Setelah motor selesai, biaya yang harus dibayarkan korban tidak lagi 700.000, melainkan 1.500.000, sikorbanpun protes, namun tetap membayarkannya.

Dihari bahkan jam yang sama, sikorbanpun membawa motornya pulang, namun kondisi motor bukan semakin membaik, melainkan semakin rusak, suara mesin semakin kasar, dan oli masih menetes, lalu sikorban kembali menghubungi pihak bengkel, pihak bengkekpun memperbaiki kembali motor tersebut, namun kembali meminta uang sejumlah 575.000 untuk motor dapat diperbaiki dengan benar. Melihat cara pihak bengkel yang acap kali menghubungi korban untuk meminta uang, sikorbanpun langsung mendatangi pihak bengkel dan meminta uang kembali, serta mengembalikan kondisi motor seperti semula saat sebelum dilakukan bongkar mesin, pihak bengkelpun menepisnya, sikorbanpun berencana untuk membuat laporan polisi.

Namun pihak bengkel melerai niat sikorban dan kembali memperbaiki motor sikorban dengan dispensasi waktu pembayaran jasa bengkel satu minggu kedepan.(mr/lamhot)

Breaking News