Baihaqi : Kota Langsa Diduga Bangkrut Honor Geuchik Dan Aparatur Gampong Belum Cair

Baihaqi : Kota Langsa Diduga Bangkrut Honor Geuchik Dan Aparatur Gampong Belum Cair
Bagikan

METRORAKYAT.COM, LANGSA – Puluhan Geuchik (Kepala Desa) dan ratusan perangkat Gampong (Desa) dalam wilayah pemerintahan Kota Langsa, Provinsi Aceh. mengeluhkan honor jeripayah mereka sudah tiga bulan, semenjak Januari sampai dengan Maret 2021 belum ada tanda-tanda akan di bayarkan oleh pemerintah Pemko Langsa, dalam hal ini dugaan Kota Langsa lagi mengalami kebangkrutan.

Hal tersebut diungkapkan oleh Baihaqi Wakil Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat Persatuan Rakyat Gampong ( LSM PEUREUGAM ) Selasa, ((06/04/2021) Langsa.

Dikatakan Boy akrab disapa, Geuchik (Kepala Desa) dari 66 Gampong di Lima Kecamatan dalam wilayah Pemerintahan Kota Langsa. Sudah mengusulkan honor Geuchik (Kepala Desa) dan perangkat Gampong (Desa) untuk tiga bulan namun ada kabar yang akan mereka terima untuk di rubah kembali usulanya menjadi dua bulan yaitu bulan Januari dan Februari 2021 saja.

Kondisi ini di akui telah membuat Geuchik (Kepala Desa) dan Perangkatnya kelabakan untuk mencukupi kebutuhan hidup sehari – hari karena sudah tiga bulan honor jeripayah nya belum dicairkan terlebih – lebih sebentar lagi akan menghadapi bulan suci Ramadhan,” kata boy.

Lebih lanjut Baihaqi mengatakan, legislatif harusnya bisa bersuara ihwal nasib para aparatur Gampong (Desa) tersebut.

” Bukan malah diam seribu bahasa dan terkesan dewan DPRK Langsa hanya berfungsi mengamankan haknya sendiri, tanpa memperdulikan nasib ratusan Rakyat,” ulasnya.

Dikatakan nya lagi, sumber anggaran untuk gaji dan tunjangan anggota dewan DPRK Langsa sesungguhnya tidak jauh berbeda dengan perangkat Gampong (Desa).

” Meski nominalnya berbeda, gaji mereka perangkat Gampong (Desa) dan Dewan sama – sama bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Kota (APBK),” imbuh Baihaqi Tuha Peut Gampong Seuriget.

Sementara itu di tempat terpisah, salah seorang perangkat Gampong dalam Wilayah Kecamatan Langsa Barat, Kota Langsa, yang tidak bersedia disebut kan namanya itu mengatakan, kepada media ini, mereka lebih sedih lagi beberapa hari ke depan akan memasuki bulan suci Ramadhan sementara honor belum ada tanda-tanda kapan akan dibayarkan.

Sampai berita ini di terbitkan oleh redaksi belum dapat diperoleh konfirmasi dari Pemerintah Kota Langsa melalui dinas terkait.(MR/DANTON)

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.