Tak Ada Dana BBM, Bus Sekolah Di Aceh Singkil Terhenti

Tak Ada Dana BBM, Bus Sekolah Di Aceh Singkil Terhenti
Bagikan


METRORAKYAT.COM, ACEH SINGKIL – Sejumlah 16 unit bus sekolah yang biasanya beroperasi melayani antar jemput anak sekolah di Kabupaten Aceh Singkil, sejak beberapa waktu belakangan terpaksa harus berhenti beroperasi.

Hal itu dipicu dengan tidak adanya dana talangan untuk biaya pengisian BBM armada yang diperuntukkan untuk mengantar dan menjemput anak sekolah, ucap Kadis Perhubungan Aceh Singkil, Malim Dewa, Selasa, (16/03/ 2021).

Karena Sejak bulan Januari tahun 2021, pihak Dinas Perhubungan harus menalangi untuk BBM Bus Sekolah yang beroperasi disejumlah Kecamatan dalam Kabupaten Aceh Singkil itu, kurang lebih 50 liter perminggunya.

Menurut Malim Dewa, terkendala nya biaya operasional bus sekolah tersebut seiring dengan Uang Persediaan (UP) yang bersumber dari APBK Aceh Singkil tahun 2021 hingga saat ini belum bisa dilakukan pencairan.

Sehingga pihak Dinas Perhubungan yang menangani bus sekolah itu kwalahan untuk memenuhi biaya BBM armada sekolah tersebut yang sudah diupayakan ditalangi sejak bulan Januari tahun ini, ujar Kadis Perhubungan.

Karena pemberi dana talangan selama ini tidak mampu lagi memberi pinjaman. Sehingga Bus Sekolah tersebut harus parkir,ujar Malim Dewa.

Dikatakan, sebanyak 16 unit bus sekolah tersebut sudah mulai tidak beroperasi sejak Minggu kedua bulan Maret 2021 ini.

“Biasanya belasan armada itu melayani antar jemput siswa sekolah diKecamatan Singkil, Singkil Utara, Gunung Meriah, Simpang Kanan, Danau Paris, Suro Makmur, Kuta Baharu, dan Singkohor,” jelasnya.

Namun demikian, pihaknya akan terus berupaya agar bus sekolah tersebut dapat kembali beroperasi melayani mengantar jemput siswa sekolah.(mr/E/Z)

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.