oleh

Klemens Howay,ST Mengajak Pemuda Maybrat Untuk Mendukung Program Kerja Gereja

SHARE
1.591 views

METRORAKYAT.COM, MAYBRAT – Pelaksanan Raker ke-IV AM Sinode GKI di tanah Papua, yang bertempat di klasis Ayamaru kabupaten Maybrat provinsi Papua Barat, berlangsung sejak tanggal 16-19/3/2021 hingga kini berkahir dengan damai suka cita di negri Theofani. ( pintu surga) kab Maybrat.

Ketua DPD KNPI kab Maybrat Klemens Howay menyampaikan ucapan syukur kepada Tuhan atas kasih dan anugrah yang begitu luar biasa sehingga mengijinkan agenda gereja yaitu sidang Ilahi dari gereja GKI di tanah Papua yang mana telah menetapkan klasis Ayamaru kab Maybrat sebagai tuan rumah.

Proses ini bisa berjalan mulai dari tanggal 16-19, dan agenda demi agenda dikelola dengan baik hingga puji Tuhan hari ini tepat tanggal 19/3/2021 seluruh rangkaian raker telah berakhir dan di tutup dengan ibadah penutupan.

Kehadiran Raker ke 4 AM Sinode GKI di tanah Papua yang bertempat di kabupaten Maybrat membawa satu suasana baru bagi orang Maybrat, dimana masing-masing jemaat yang tersebar di klasis Ayamaru, bakal klasis Aifat, bakal klasis Aitinyo serta dedominasi gereja yang ada di kab Maybrat sangat antusias untuk mendukung tamu tamu yang hadir dan menjamu mereka dengan baik.

Selaku ketua DPD KNPI menyampaikan aprisiasi dan terima kasih kepada seluruh pemuda/i khususnya pemuda gereja (PAM) yang telah membantu panitia untuk mengerjakan seluruh pekerjaan yang di siapkan panitia sehingga proses raker ke 4 AM Sinode ini boleh berjalan dengan baik.

Mengutip penyampaian ketua Sinode dan juga pelayan firman pada acara ibadah penutupan raker 4 AM Sinode bahwa Maybrat ini adalah negeri theofani (pintu surga) yang di sampaikan oleh Pdt Ruben Rumbiak. “Untuk itu kita sebagai generasi harus menjaga keastua, kerendahan hati, kasih dan kehormatan itulah yang menjadi utama, prioritas dan perhatian kita pemuda Maybrat,”ujarnya.

Pada kesempatan tersebut ketua KNPI kab Maybrat Klemens Howay berharap kepada BPAM Sinode bahwa apa yang sudah di tetapkan dalam raker ini terutama amandemen atau tata gereja yang sudah di putuskan agar terus di kerjakan oleh BPAM. “Karena mengingat amandemen ini berlaku selama 20 tahun dan di kerjakan oleh pelayanan Tuhan khusus nya hamba Tuhan di gereja GKI, agar gereja ini akan menjadi gereja yang dewasa, mandiri dan misioner. Secara khusus di kabupaten Maybrat basis pemuda adalah pemuda gereja, sehingga pemuda terus berperan aktif dan memberikan dukungan di gereja untuk mendukung pelayanan sesua dengan keputusan yang sudah di tatapkan dalam amandemen tata gereja tetapi juga kebijakan pelayanan yang di lakukan di masing masing jemaat di tanah papua khususnya kab Maybrat,”pungkasya. (mr/dewa)

Breaking News