Miris! Kontraktor Diduga Abaikan Keselamatan Kerja Dan Langgar Prokes
METRORAKYAT.COM, LANGSA – Sebanyak 20 pekerja bangunan berasal dari luar daerah seperti dari Sumatera Utara, Banda Aceh yang datang ke Kota Langsa, Provinsi Aceh melanggar protokol kesehatan yakni di duga tidak mempunyai surat keterangan sehat dari otoritas kesehatan.
Dari 20 orang pekerja bangunan tersebut, 15 orang berasal dari Kota Binjai dan 5 orang dari Banda Aceh.
Hal tersebut di sampaikan oleh salah seorang warga Gampong setempat yang berdomisili seputaran proyek tersebut, meminta namanya tidak dipublikasikan oleh media ini, Senin (15/02/2021).
Dikatakan nya, masyarakat setempat mempertanyakan kedatangan 20 pekerja yang bekerja di proyek Peningkatan Kualitas Pemukiman Kumuh Kota Langsa Kawasan Krueng Langsa. Dengan Nilai Kontrak. HK.02.01/PPK-PKP/KONT-IDB/213. Pekerjaan Jasa Konstruksi. Tahun 2021. Nilai Kontrak Rp.9.730.000.000 (Sembilan Milyar Tujuh Ratu Tiga Puluh juta Rupiah). Pelaksanaan. PT. RAJAWALI PURNASEJATI. Konsultan Pengawas. PT. INNERINDO DINAMIKA.
Proyek tersebut di bawah Kementerian Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat Direktorat Jendral Cipta Karya Balai Prasarana Pemukiman Wilayah Aceh Satker Pelaksanaan Prasaran Permukiman Aceh PPK Pengembangan Kawasan Permukiman.
Selain itu, ke-20 pekerja tersebut juga tidak melakukan karantina mandiri dan tidak dilaporkan keberadaannya kepada aparat Gampong (Desa).
Warga menegaskan, sesuai aturan protokol kesehatan yang berlaku, setiap masyarakat yang datang daerah zona merah Covid-19 ke daerah hijau, harus melakukan karantina mandiri selama 14 hari sejak tiba di daerah tujuan.
” Oleh karena itu seharusnya gugus tugas Covid-19 untuk menindak tegas jangan terkesan pembiaran terhada pihak pelaksana proyek tersebut yang diduga melanggar protokol kesehatan terhadap para pekerja yang di datangkan dari luar daerah tidak mempunyai surat keterangan sehat dari otoritas kesehatan dan tidak dilakukan karantina mandiri sejak tiba di dearah tujuan,” ungkap warga tersebut.
Sementara pihak pelaksana PT. RAJAWALI PURNASEJATI saat hendak di minta tanggapan menyangkut hal tersebut di lokasi proyek bertemu dengan Jal akrab disapa, dirinya hanya mengaku membantu bang Jun.
Katanya, dan kalau ada masalah dengan pekerjaan untuk menjumpai bang Jun. “Namun pada saat ini dia sudah keluar enggak tau pergi kemana,” ucap nya lagi.
Disamping itu Jal mengakui bahwa para pekerja 20 orang yang di datangkan dari luar daerah Sumatra Utara dan Banda Aceh tidak mematuhi prokes.
“Saat media meminta nomor seluler bang Jun, Jal mengatakan dirinya tidak punya nomor bang Jun,” tuturnya.
Pantuan awak media di lokasi proyek terlihat sejumlah pekerja melanggar protokol kesehatan, tidak memakai masker selain itu juga mengabaikan keselamatan kerja seperti sarung tangan. Namun seperti helm, sepatu, dan rompi sebagian ada yang menggunakan.(MR/DANTON)
