oleh

” Anugerah Dan Bencana Adalah KehendakNya, Kita Mesti Tabah Menjalani “

SHARE
80 views

“ Anugerah dan bencana adalah kehendakNya, kita mesti tabah menjalani,Hanya cambuk kecil agar kita sadar, adalah Dia di atas segalanya Hohohoo… adalah Dia di atas segalanya “ ( Untuk Kita Renungkan : Ebiet G Ade )


Demikian tembang legendaris ini berkumandang lembud, mengiringi debaran jantung seorang ibu yang sedang berbicara dengan keluarganya via selular.Betapa bersyukurnya ibu satu ini, atas keselamatan yang diperoleh putranya di tanah seberang. Apa sebenarnya yang dapat diambilnya dari peristiwa ini ? Secara singkat dikatakannya yakni pembelajaran.

Ya, sambil merenungkan langkah selanjutnya, ibu paruh baya ini ingin menempuh langkah -langkah untuk menyamankan hidup. Informasi yang diperoleh dari seberang diupayakannya tidak melayang sia-sia. Lalu, satu demi satu akan dilaksanakannya menjauh dari pandemi corona virus disesea 19 ( Covid-19) bersama warga lainnya.

Belum pernah pembelajaran semacam ini disikapinya sedemikian serius. Masyarakat yang kemudian menyiapkan diri dengan protokoler kesehatan (Prokes) Covid-19 dilihatnya bukan hanya wacana melainkan dipraktikkan secara luas, terutama daerah mereka yang belum menerima informasi secar jelas.

Tetangganya sesama warga Kecamatan Biru-biru Kabupaten Deliserdang Propinsi Sumatera Utara ternyata taat menanti informasi yang baik dan benar. Masyarakat bersiap diedukasi soal penanganan dan pemutusan rantai pandemi Covid-19. Memang tidak mudah menularkan sosialisasi Prokes Covid-19, tetapi begitulah, semua elemen saling bahu – membahu memakai masker, mencuci tangan di air mengalir, menjaga jarak dan berada di rumah kecuali ada keperluan mendesak.

Kepala Desa Namo Tualang Kecamatan Biru-biru,Tukang Ginting satu diantara tokoh yang terlibat dalam kampanye Prokes tersebut.Pekan lalu ia mengumpulkan warganya guna membicarakan Covid-19 dengan segala aspeknya.” Tidak gampang membicarakan Covid-19 dengan warga yang memiliki pengalaman serta informasi terbatas,” ujarnya.

Kecamatan Biru-biru,satu diantara daerah di Kabupaten Deliserdang yang memiliki akses aktif dengan Kecamatan STM Hulu,STM Hilir,Patumbak dan Namorambe.Penghasil sayur dan buah-buahan serta pemilik objek wisata alam yang asri membuat jumlah warga yang keluar dan masuk ke daerah ini memungkinkan terjadinya kontak sosial.

Diakui Tukang Ginting, masyarakat yang ikut serta dalam pertemuan tersebut terbilang cukup antusias membicarakan Prokes dengan segala aplikasinya.Wejangan yang disampaikannya dan dikuatkan Pihak Puskesmas Biru-Biru makin memberi pengalaman baru, betapa pentingnya Prokes di era Pandemi Covid-19 ini.

Ibu yang tadinya berbicara dengan putranya, manggut-manggut serta semakin mengerti dari penjelasan pimpinan desanya.Apalagi putranya yang tengah bekerja di kota lain lebih dahulu mengabarkan ketatnya penggunaan Prokes disana. Itu sebabnya ia lalu meminta agar ibu dan seisi keluarganya juga melaksanakan hal serupa.

Tukang Ginting menyatakan kebanggaannya. Alotnya mengampanyekan Prokes dalam pertemuan terbayar lunas dengan munculnya pemahaman penuh dari semua elemen masyarakat.” Semuanya tentu berkat kerja keras bersama meraih cita-cita agar hidup dengan nyaman selama pandemi Covid-19 tengah mendera kita.Walaupun segalanya adalah kehenda Tuhan , namun sebagai umat kita mesti tabah menjalaninya,” ujarnya.

Camat Biru-Biru M Dhani Mulyawan kepada jurnalis mengatakan tetap memfasilitasi masyarakat agar mengikuti Prokes Covid-19.Dalam setiap kesempatan,ia memberi edukasi agar taat dalam menggunakan Prokes.” Turun ke jalan pun kita lakukan agar protokoler kesehatan ini tersosialisasi,” ujarnya. (Jenda Bangun)

Breaking News