Warga Minta, Penegak Hukum Usut Proyek Aspal Gampong Alue Teh
METRORAKYAT.COM, ACEH TIMUR – Warga Gampong Alue Teh Kecamatan Birem Bayeun Kabupaten Aceh Timur-Aceh. Mendesak kepada penegak hukum mengusut tuntas terkait dugaan kuat pembangunan proyek pengaspalan jalan Keude Birem Gampong Alue Teh di kerjakan tidak sesuai dengan spesifikasi.
Siar salah seorang warga Gampong setempat kepada MetroRakyat. Com mengatakan, paket proyek pekerjaan jalan tersebut menghabiskan anggaran mencapai Rp.1.764.000.000, sumber dana Otsus 2020. Sebagai Pelaksanaan CV. Dwi Karya Tabina. Baru 3 bulan selesai di kerjakan, sementara pengerjaan nya terkesan asal jadi dan kini sudah mulai rusak.
” Dengan anggaran sebesar itu sudah sepatutnya pembangunan jalan tersebut mutu dan kualitas nya baik, tetapi kenyataan di lapangan kondisi aspal nya kini sudah keropos dan retak – retak terlihat di beberapa titik,” kata Siar. Rabu (06/01/2021).
“Oleh sebab itu kami selaku warga Gampong Alue Teh meminta proyek pengaspalan jalan ini di usut tuntas oleh penegak hukum. Karena diduga di bangun tidak sesuai spesifikasi dengan anggaran yang diperuntukan oleh pihak rekanan,” ungkapnya.
Sementara itu, Saddam selaku pihak pelaksana CV. Dwi Karya Tabina, saat di hubungi melalui handphone guna konfirmasi terkait proyek pengaspalan Gampong Alue Teh baru beberapa bulan selesai di kerja sudah rusak dengan kondisi sudah keropos dan retak – retak, yang bersangkutan tidak mengangkat handphone nya walau sudah berulang kali di hubungi. (MR/DANTON)
