Jika Terpilih Menjadi Walikota Langsa, Anto Jakarta: Tidak Ada Lagi Wartawan Istana

Jika Terpilih Menjadi Walikota Langsa, Anto Jakarta: Tidak Ada Lagi Wartawan Istana
Bagikan

METRORAKYAT.COM, LANGSA – Sofiyanto akrab di panggil Anto Jakarta menegaskan jika dirinya terpilih sebagai Walikota Langsa dalam pilkada 2022 mendatang. maka akan menghilangkan yang namanya wartawan istana. “Karena semua wartawan pada dasarnya sama di lindungi UU Pers Nomor 40 tahun 1999, kenapa harus di bedakan,” kata Anto pada saat pertemuan dengan puluhan wartawan dari berbagai media cetak, online dan elektronik pada peringatan Maulid Nabi, di Dayah Futuhul Muarrif Al Aziziyah Furuq Asyir Jln. Perumnas Gampong Birem Puntong Kec. Langsa Baro-Kota Langsa. Di bawah pimpinan Tgk. Muhammad, Kamis ( 31/12/2020 ).

Sofiyanto yang akrab di sapa Anto Jakarta, putra asli kelahiran Kota Langsa berdomisili di Gampong Paya Bujok Blang Pase Kecamatan Langsa Kota – Kota Langsa Aceh. Lahir dari keluarga miskin bahkan di masa kecilnya Anto juga seorang anak yatim karena, Ayah yang sangat di cintai nya terlebih dahulu menghadap Sang Khalid.

” Di kala itu dirinya hanya bermodalkan tamatan SMKN 2 Langsa. Statusnya anak yatim tujuan untuk merobah nasib hingga terpaksa harus merantau jauh dari Gampong halamanya yaitu Kota Langsa ke pulau Jawa ( Jakarta ) 30 tahun di perantauan dengan niat untuk membahagiakan orang tuanya, hingga akhirnya menjadi pengusaha sukses. Tahun 2010 dirinya kembali ke Gampong halamanya yang dia cintai Kota Langsa pekerjaan sebagai pengusaha tetap di tekuninya.

Tepat di akhir tahun 2020, saat merayakan Maulid Nabi Muhammad SAW bersama sejumlah anak yatim, puluhan wartawan dan pemuka Agama. Dalam kesempatan tersebut Anto menyatakan untuk maju mencalonkan diri menjadi Walikota Langsa pada pilkada 2020 mendatang, dengan menjadikan Kota Langsa modern dan islami,” ucap Anto.

Menurut Anto, jika dirinya terpilih menjadi Walikota Langsa kedepan seluruh wartawan akan di rangkul dan bersama – sama karena para insan pers adalah mitra kerja pemerintah. Dirinya tidak akan alergi dengan keritikan karena dengan keritikan tersebut tujuanya untuk membangun.

“Begitu juga jika terpilih kedepan nya tidak ada lagi yang namanya wartawan istana, semua wartawan sama tidak ada yang dibedakan, tidak seperti yang kita lihat selama ini hanya beberapa wartawan saja yang terdapat di istana,” ujar Anto Jakarta.

Anto menambahkan, wartawan akan di jadikan satu dengan menyediakan ruangan press room yang tidak jauh dari sekretariat ditempat tersebut semua wartawan berkumpul, jadi tidak ada lagi ada wartawan istana. Semua rata satu rata,” pungkasnya. ( MR/ DANTON )

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.