Masyarakat Jalan Pengilar Keluhkan Air PAM Berbau dan LPJU Rusak
METRORAKYAT.COM, MEDAN – Warga masyarakat di Jalan Pengilar kelurahan Amplas Kecamatan Medan Amplas mengeluhkan kualitas air milik Perusahaan Air Minum milik PDAM Tirtanadi yang kurang layak atau berbau. Menurut masyarakat di Jalan Pengilar 10, kualitas air PDAM yang mereka gunakan sudah lama berbau namun belum ada dari konfirmasi resmi dari pihak PDAM Tirtanadi untuk menjelaskan kenapa kualitas air PAM Tirtanadi tersebut berbau.
“Kualitas air PAM yang kami konsumsi sangat tidak layak dan berbau, dan ini menyeluruh di Jalan pengilar 10 ini. Kami mohon kiranya anggota DPRD kota Medan dapat mencarikan solusi agar pihak perusahaan air minum dalam hal ini PDAM Tirtanadi dapat memperbaiki kualitas air tersebut,” terang pak Sihombing kepada wartawan usai menghadiri undangan Sosialisasi Perda anggota DPRD Kota Medan dari Dapil 4, David Roni Ganda Sinaga, SE dari Partai PDI Perjuangan Kota Medan, baru-baru ini.
Selain masalah kualitas air PAM yang dinilai masyarakat tidak layak, masalah lampu penerangan Jalan Umum (LPJU) di sepanjang Jalan Pengilar juga menjadi perhatian warga. Sebab, hampir semua lampu jalan yang ada tidak berfungsi.
“Lampunya banyak yang sudah putus (tidak hidup) sehingga jika malam hari sepanjang jalan Pengilar gelap gulita. Paling hanya diterangi oleh lampu teras milik warga,”terangnya lagi.
warga Pengilar Kelurahan Amplas ini, berharap ada perhatian dari pemerintah kota Medan agar segera memperbaiki lampu penerangan umum tersebut, sehingga sepanjang Jalan Pengilar tidak lagi gelap gulita ketika malam hari.
Sementara itu, saat dikonfirmasi oleh wartawan, Anggota DPRD kota Medan, David Roni Ganda Sinaga, SE mengakui jika warga masyarakat Jalan Pengilar yang merupakan konstituennya mengeluhkan tentang masalah air PAM dan LPJU yang sudah banyak rusak.
” Saya sudah mendengar laporan itu langsung dari masyarakat ketika saya melaksanakan sosialisasi perda baru-baru ini di Jalan Pengilar. Saya selaku anggota DPRD Kota Medan sangat menyayangkan sekali dinas Pertamanan Kota Medan seolah pilih kasih dalam memberikan pelayanannya. Begitu besar anggaran yang dimiliki oleh Dinas Pertamanan dan Kebersihan, seharusnya, tidak ada lagi permasalahan penerangan jalan umum (LPJU) atau masalah sampah yang dikeluhkan oleh warga kota Medan, khususnya warga di Jalan Pengilar. Untuk itu, kita meminta agar secepatnya dinas Pertamanan melakukan perbaikan LPJU yang diketahui sudah rusak, agar masyarakat dapat merasakan kehadiran dinas Pertamanan dan Kebersihan, apalagi warga juga rajin membayar retribusi,” ujar politisi dari Partai PDI Perjuangan Kota Medan ini, Selasa, (22/12/2020) melalui pesan WhatsApps pribadinya.
David Roni Ganda Sinaga juga berharap, Walikota Medan kedepan dapat menempatkan pimpinan SKPD yang benar-benar mampu bekerja dan merasa bertanggungjawab ketika ada pelayanan mereka yang tidak tersentuh oleh masyarakat.
” kita berharap kedepan ada perubahan bagi pelayanan kepada masyarakat Kota Medan,”pungkas David Roni Sinaga. (MR/Wan)


