Geuchik Gp. Alue Gadeng II Diduga Menghindar Dari Wartawan Terkait Proyek ADD Baru Selesai Dikerjakan Sudah Hancur

Geuchik Gp. Alue Gadeng II Diduga Menghindar Dari Wartawan Terkait Proyek ADD Baru Selesai Dikerjakan Sudah Hancur
Bagikan

METRORAKYAT.COM, ACEH TIMUR – Terkait dengan pemberitaa yang telah di terbitkan oleh media ini beberapa hari yang lalu tepatnya hari Jum’at ( 27/11/2020 ). Tentang pembangunan lapangan badminton menggunakan anggaran dana desa ( ADD ) APBN 2020. Dusun Wijaya Kusuma Gampong Alue Gadeng II Kecamatan Birem Bayeun Kabupaten Aceh Timur.

Lapangan badminton yang dibiayai Anggaran Dana Desa ( ADD) tahun 2020 sebesar Rp 32.315.000.00 juta tersebut, sumber Anggara APBN baru selesai dibangun sudah hancur pecah dan terkelupas.

Hal tersebut di benarkan oleh warga Gampong setempat berinisial ID kepada Metrorakyat.com, bahwa bangunan lapangan badminton baru tiga bulan selesai di kerjakan sudah hancur.

Dan, kabar yang berkembang di tengah masyarakat setempat yang di himpun oleh Metrorakyat.com, setelah di terbitkan berita sebelumnya, Lapangan Badminton Gp. Alue Gadeng II dibangun menggunakan Dana Desa Baru selesai dikerjakan sudah rusak.

Selamet selaku Geuchik Gampong Alue Gadeng II sudah di panggil oleh penegak hukum.

Perlu di ketahui pada saat investigasi media pada dini hari Minggu ( 06/12/2920 ). Bahwa lapangan badminton yang baru di bangun sudah hancur menggunakan anggaran dana desa ( ADD ). Sudah di perbaiki, walaupun sudah di perbaiki masih terlihat ada yang pecah. Dan untuk mengelabui pandangan dari masyarakat yang terdapat keretakan, lapangan tersebut di bubuhi dengan cat dan kondisi cat pun saat ini sudah terkelupas.

Sementara itu wartawan mendatangi kantor Keuchik Gampong setempat, guna untuk konfirmasi tentang hal tersebut namun, Selamet selaku Geuchik tidak berada di Kantor dan salah seorang kepala dusun yang tidak di ketahui namanya, meminta wartawan untuk menunggu sebentar dirinya akan memanggil Geuchik di rumahnya.

” Sesuai dengan arahan wartawan menunggu di kantor Geuchik, hampir satu jam wartawan menunggu kepala dusun yang tidak diketahui namanya itu tidak kembali, dan Selamet selaku Geuchik pun tidak datang. Akhirnya wartawan kembali dengan tidak berjumpa dengan Geuchik. Sementara itu juga wartawan sudah menghubungi berkali – kali melalui handphone pribadi nya 08236386XXXX tidak mengangkat oleh Selamet,”ujarnya.

Melihat sikap Selamet Geuchik Gampong Alue Gadeng II tidak mau di jumpai bahkan menghindari dari wartawan, diduga Selamet takut dengan wartawan. Atas kinerja nya selama ini diduga banyak melakukan penyimpangan terhadap Dana Desa. ( MR/DANTON )

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.