oleh

Direktur UKW PWI Pusat, Rajab Ritonga, Siapa pun Bisa Menjadi Wartawan Asal Kompeten

SHARE
181 views

METRORAKYAT.COM, MEDAN – Direktur UKW PWI Pusat Prof Rajab Ritonga kembali menyampaikan bahwa wartawan harus memuliakan profesinya. Sebab, menjadi seorang wartawan, bilang Rajab, adalah sebuah panggilan sebagai jembatan penghubung terutama dari dan ke masyarakat.

“Seperti yang saya ucapkan sebelumnya dan juga saat ini, siapapun bisa menjadi wartawan. Namun, harus ada standartnya melalui UKW. Wartawan juga dituntut untuk terampil tapi harus diikuti dengan pengetahuan yang mumpuni (harus kompeten),” ucap Rajab pada acara penutupan kegiatan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Angkatan XXXIII dan XXXIV di Garuda Plaza Hotel Medan, Jalan Sisingamangaraja Medan, Minggu (27/12/2020).

Di terangkan Rajab, bahwa seorang wartawan itu harus mengetahui kemampuannya agar dapat dikatakan kompeten. ” Agar jangan ibarat kita bisa mahir mengendarai motor, namun tidak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM), ” katanya.

Dua hari menjadi tim penguji bersama teman-teman nya yang lain, diakui Rajab Ritonga adalah sangat melelahkan, namun dirinya merasa puas sebab, melihat semangat dan kegigihan para wartawan yang bertugas di Pemko Medan tersebut dalam mengikuti pelatihan UKW.

Pelaksanaan UKW yang difasilitasi Pemko Medan tersebut di ikuti sebanyak 60 wartawan yang bertugas di lingkungan Pemko Medan. Dengan rincian, 6 wartawan mengikuti ujian tingkat utama, 6 wartawan tingkat madya serta 48 lagi di tingkat muda. Dari hasil ujian, didapati sebanyak 43 wartawan dinyatakan berkompeten, sementara 17 lainnya belum.

Acara penutupan pelaksanaan kegiatan UKW tersebut di hadiri, Plt Wali Kota Medan yang di wakili Kabag Humas Setdako Medan Arrahman Pane. Arahman Pane pun mengucapkan selamat kepada para wartawan yang telah berhasil mengikuti UKW. Namun, bagi yang belum, sambung Arrahman, hendaknya tidak menyurutkan niat dan semangat dalam menjalankan tugas mulia sebagai seorang wartawan.

“Selamat bagi rekan-rekan wartawan yang telah dinyatakan berkompeten. Semoga UKW ini dapat digelar kembali di tahun depan sehingga bagi rekan wartawan lainnya yang belum dinyatakan berkompeten dapat mengikuti UKW selanjutnya,” kata Arrahman.

Selanjutnya, di hadapan Ketua Umum PWI Pusat di wakili Direktur UKW PWI Pusat Prof Rajab Ritonga, Ketua PWI Sumut H Hermansyah, para penguji serta Ketua Persatuan Wartawan Unit Pemko Medan M Edisson Ginting, Arrahman mengungkapkan kegiatan UKW sempat mengalami penundaan. Namun, berkat kerja sama dan semangat yang besar, akhirnya dapat dilakukan di penghujung tahun 2020.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada rekan-rekan atas kerjasamanya sehingga UKW ini dapat digelar. Melihat hasil yang hari ini di dapat, Insya Allah, kita berharap UKW dapat kembali di gelar di tahun 2021. Dengan demikian, semua memiliki kesempatan yang sama. Namun, di butuhkan kerjasama, masukan dan saran demi kebaikan kita semua,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Persatuan Wartawan Unit Pemko Medan M Edison Ginting mengucapkan terima kasih kepada Pemko Medan yang telah memfasilitasi sehingga UKW dapat digelar. Dengan UKW tersebut, Ginting berharap dapat meningkat kualitas dan kapabilitas para wartawan yang bertugas di lingkungan Pemko Medan terlebih sebagai mitra pemerintah.

“Bagi rekan-rekan yang dinyatakan berkompeten, kami harap semakin memacu dan memotivasi diri untuk tetap dan terus belajar. Hal yang sama juga bagi rekan lainnya. Semoga kesempatan, ilmu dan pelajaran yang didapat dapat diaplikasikan sebagai modal berkontribusi mencerdaskan dan memajukan bangsa lewat tulisan dan karya-karya lainnya,” harap Ginting.

Ucapan terima kasih kepada Pemko Medan juga disampaikan Ketua PWI Sumut H Hermansyah. Dirinya berharap, tahun 2021 UKW dapat kembali dilakukan. “Terima kasih untuk Pemko Medan yang telah memfasilitasi penyelenggaraan UKW ini. Semoga para wartawan dapat meningkatkan kapasitasnya dan selalu berpedoman pada kode etik jurnalistik saat bertugas,” pungkas Herman.(MR/Wan)

Breaking News