Sosok Polisi Promoter, Bripka Arya Sudarsa Membantu Penarik Ojek Dengan Cara Begini
METRORAKYAT.COM, Semenjak Pandemi Covid-19 di Indonesia, salah satu institusi negara yang memprioritaskan perhatiannya untuk memajukan ekonomi kerakyatan selain Pemerintah adalah korps Kepolisian Republik Indonesia.
Di Polres Siak Polda Riau tepatnya Polsek Tualang, wacana memajukan ekonomi kerakyatan bukanlah isapan jempol belaka. Namun terbukti.
Penggerak ekonomi kerakyatan dilakukan masing-masing individu polisinya. Salah satunya Bripka Arya Sudarsa. Dia adalah personil Polsek Tualang, dan tepatnya bertugas sebagai Bhayangkara Pembina Ketertiban Masyarakat atau Bhabinkamtibmas. Ditugaskan di Kelurahan Perawang dengan jumlah masyarakatnya mencapai empat puluh ribu jiwa.
Bisa dibayangkan satu Polisi dengan jumlah masyarakat sebesar itu. Kendati demikian, Polisi harus mampu melakukan tugas dan kewajibannya melindungi dan menjaga serta memberikan rasa aman ditengah-tengah masyarakat.
Salah satu hal yang dilakukan Bripka Arya Sudarsa memajukan ekonomi kerakyatan adalah menciptakan peluang pekerjaan dan memotivasi para penarik ojek di kawasan Kelurahan Perawang, Kecamatan Tualang.
“Saya dipercayakan oleh masyarakat yang berprofesi sebagai penarik ojek sebagai ketua atau leader bagi mereka. Kemudian, mereka berharap agar saya mampu menjadi penasehat bagi mereka dalam pemulihan ekonomi yang saat ini sudah mengalami keterpurukan. Karena, saat ini masa Pandemi Covid-19. Secara pribadi dan institusi sebagai Polri merasa terpanggil, dan mencoba membantu sesuai kemampuan,” kata Arya saat ditemui di Rumah Kantor Bhabinkamtibmas, Kelurahan Perawang, Rabu (4/11/2020).
Arya menjelaskan, bahwa keterlibatan dirinya sebagai ketua terhadap 15 orang penarik ojek tersebut hanya sebagai mediator dan motivator.
“Saya komunikasi dengan pihak perbankan. Salah satunya BRI. Jadi BRI mempunyai aplikasi sistem belanja online. Jadi untuk jasa transportasi, ojek binaan kita menjadi salah satu media transportasi untuk mempermudah akses belanja itu antara konsumen dan penjual. Terlebih masa Pandemi Covid-19 saat ini, kita disarankan agar belanja online,” jelas Bripka Arya.
Lebih lanjut katanya, BRI juga kita ajak menjadi salah satu perbankan yang bisa menunjang ekonomi masyarakat.
“Sarana Bank BRI juga kita ajak menjadi bapak angkat bagi mereka yang berprofesi sebagai penarik ojek. Contohnya bantuan permodalan bagi keluarga penarik ojek, yang memiliki usaha sampingan di rumahnya. Dan Alhamdulillah, pihak BRI sepakat dengan terobosan kita,” kata Bripka Arya.
Saat ini ada 15 orang penarik ojek, yang resmi direkrut oleh Bripka Arya Sudarsa. Dan penarik ojek itu menerima kartu tanda pengenal, yang digagasi olehnya.
“ID card sebagai salah satu administrasi yang harus dilengkapi para penarik ojek. Selain itu, saya juga wajibkan memiliki surat kendaraan bermotor dan surat izin mengemudi serta pajak kendaraan dalam kondisi hidup. Semoga ini menjadi motivasi bagi penarik ojek untuk lebih giat dalam mencari nafkah dan menghidupi keluarganya,” tandas Bripka Arya. (MR/SP)

