oleh

Polsek Duren Sawit Bersama Jajaran Konpers Atas Keberhasilan Tim Buser

SHARE
293 views

METRORAKYAT.COM, JAKARTA TIMUR – Polsek Duren Sawit dipimpin AKP Rensa Saktadivia,SH.,SIK.,MH, didampingi Waka Polsek Duren Sawit AKP Syaimun, Kanit Reskrim AKP Budi Esti Satyanta,SH, Kanit Provos IPTU Sudarmo dan Kaur Humas Polres Metro Jakarta Timur AKP Lina Yuliana,SH, bertempat di Halaman Mako Polsek Duren Sawit, Jakarta Timur, di laksanakan konferensi pers terkait keberhasilan Tim Buser Polsek Duren Sawit mengungkap dan menangkap pelaku Curanmor (Curian Motor).

“Berdasarkan Laporan dari masyarakat tentang Curanmor (curian motor) pada 23 September 2020 dan LP polisi pada 23 Oktober 2029 di wilayah Duren Sawit, Jakarta Timur. Tim Buser Polsek Duren Sawit bergerak melakukan penyelidikan, sehingga pada 3 November 2020, tim berhasil menangkap 4 (empat) orang tersangka dalam dua kasus laporan dari masyarakat. Berinisial AA, I, HP Kasus pertama dan MF kasus kedua diwilayah Duren sawit, Jakarta Timur. Satu Pelaku masih DPO dengan inisial Y,” terangnya Kapolsek Duren Sawit AKP Rensa Saktadivia kepada wartawan, Selasa (03/11/2020).

Dari 4 (empat) orang pelaku yang di tangkap, berawal dari penangkapan 1 (satu) pelaku atas nama AA yang sedang mengendarai kendaraan di Jalan Dermaga Klender Duren Sawit oleh tim buser, setelah melakukan pengeledahan di kantong pelaku didapat kunci letter T, atas penangkapan tersebut dilakukan pemeriksaan lanjut dan mengakui perbuatan Tindak Pidana Pencurian 1 Handphone. Kata AKP Rensa.

Modus operandi kedua, lanjut AKP Rensa mengatakan, pelaku bersama Y melakukan pencarian terhadap kendaraan yang terparkir dan baru dipakai oleh pemiliknya. Setelah pemilik meninggalkan kendaraan, pelaku langsung mengambil kendaraan dengan cara menggunakan kunci magnet dan kunci letter T.

Kini 4 tersangka meringkuk di Tahanan Polsek Duren Sawit, Jakarta Timur, guna menjalani proses hukum lebih lanjut.

“Barang Bukti yang berhasil disita petugas antara lain empat buah anak kunci T, satu buah magnet, satu buah kunci master, dua buah kunci L, satu unit HP, satu Kunci Letter T, dua Unit Sepeda Motor hasil kejahatan,” ucap AKP Rensa.

Modus para pelaku melakukan Curanmor (curian motor) rata-rata mencari daerah yang sepi, kemudian berbagi peran untuk melakukan pencurian dengan berbekal Kunci T.

“Kepada tersangka dikenakan Pasal 363 KUHP, dengan ancaman hukuman penjara paling lama 9 tahun penjara,” tutupnya AKP Rensa, menjelaskan pada wartawan. (MR/IS)

Breaking News