Nek Sartini Teteskan Air Mata Ketika Terima Kursi Roda Dari dr.Indah Hasibuan

Nek Sartini Teteskan Air Mata Ketika Terima Kursi Roda Dari dr.Indah Hasibuan
Bagikan

METRORAKYAT.COM, SERGAI – Nek Sartini (83) warga Dusun I Gang Warok, Desa Pon, Kecamatan Sei Bamban, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) yang menderita lumpuh selama 2 tahun itu akhirnya mendapat bantuan dari dr.Indah Maharani Hasibuan, SE, Sabtu (24/10/2020).

Bantuan tersebut berupa kursi roda dan paket sembako yang berisikan 1 goni beras ukuran 30 kg, 1 kotak mie instan, 2 kg gula pasir dan 2 kotak teh bubuk yang secara langsung di serahkan oleh dr.Indah Hasibuan.

Kedatangan dr.Indah Maharani Hasibuan didampingi penyiar Radio Indah Suara 96.5 FM Sergai Riyanti disambut gembira oleh anak dari nenek Sartini yakni Ermawati, Yulisman dan keluarga.

Nek Sartini yang menderita lumpuh selama 2 tahun itu ketika melihat kedatangan seorang dokter muda bersama rombongan dirumahnya merasa bahagia dan terharu hingga berlinangan air mata.

dr.Indah Maharani Hasibuan sosok dokter muda kelahiran tahun 1992 itu saat menyerahkan bantuan tersebut menyampaikan rasa terharunya dan prihatin setelah melihat langsung kondisi kehidupan nenek Sartini sekeluarga.

“Selain menderita lumpuh, ternyata rumah yang ditempati nek Sartini juga sangat memprihatinkan,” ujarnya.

Ia menyebutkan, kedatangannya ini merupakan bentuk kepedulian terhadap sesama, karena dirinya melihat dari salah satu media online sehingga tergugah hati untuk membantu nenek Sartini yang menderita lumpuh.

“Nenek Sartini merupakan saudara kita juga yang layak mendapatkan uluran tangan kita untuk dapat meringankan beban kehidupan mereka. Semoga sedikit bantuan ini bermanfaat,” kata dr.Indah.

Selanjutnya, putri H.Abdul Haris Hasibuan, SE itu juga mengajak pemerintah dan para dermawan lainnya agar dapat peduli kepada sesama dengan menyisihkan sedikit rezekinya untuk membantu masyarakat yang sangat membutuhkan uluran tangan.

Saat menerima bantuan, terpancar dari wajah nek Sartini merasa sangat bahagia sembari mengatakan, mudah-mudahan dr.Indah Hasibuan dan keluarga dilimpahkan rezeki dan senantiasa diberikan kesehatan selalu.

“Jangan lupa shalat ya nak,” pesan nek Sartini sembari meneteskan air mata.

Pantauan awak media dilokasi, rumah berukuran 5 x 7 meter yang ditempati nek Sartini itu terlihat sekarang tanpa dinding karena baru saja bagian belakang telah ambruk diakibatkan termakan usia. Mirisnya lagi rumah tersebut tidak memiliki dapur, sehingga terlihat berserakan ditambah lagi kondisi atapnya sudah bocor.

Selain itu, ternyata Dedi (61) anak nek Sartini juga mengalami strok sehingga tidak dapat berjalan dan Yulisman (68) selama kurang lebih 3 bulan belakangan tidak ada kerjaan, karena sulitnya akibat situasi ditengah pandemi Covid-19.(MR/AZMI)

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.