Masyarakat Samosir Bertahan di Tengah Kesulitan, Akibat Covid-19
METRORAKYAT.COM, SAMOSIR – Sejak awal normal baru, kenaikan angka kasus Covid-19 masih belum turun. Masyarakat tetap bertahan di masa sulit dengan melakukan aktivitas aman dari Covid-19.
“Namun tetap mematuhi protokol kesehatan (Prokes) secara konsisten terutama kegiatan melakukan aktivitas di tempat kerumunan”, ujar Kadis Kominfo Samosir Rohani Bakara SPd, MM.
Cara bertahan yang efektif memakai masker, mencuci tangan pakai/hand sanitizer, dan jaga jarak interaksi. Tiga hal ini sudah menjadi bagian hidup selama pandemi serta selalu beraktivitas meski merupakan ancaman diinfeksi atau menginfeksi orang ketika beraktivitas untuk memenuhi kebutuhan setiap hari. Selain itu, menjaga mereka rentan infeksi Covid-19 yakni lansia dan penderita penyakit penyerta,” terangnya.
Juga memberi perhatian serius menjaga mereka agar terhindar dari infeksi. Presiden RI Joko Widodo sudah menyatakan, kondisi tersebut tidaklah mudah bagi pengusaha Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dan pengusaha besar.
Mensiasati kesulitan yang dialami oleh para pengusaha UMKM, Pemerintah telah mengucurkan dana bantuan bagi mereka agar dapat bertahan di tengah-tengah kesulitan yang dihadapi saat ini.
“Dengan kondisi sulit ini bersifat global dan bukan hanya di Indonesia. Pemerintah berupaya mengelolah agar tidak terjadi resesi ekonomi”, ucapnya.
Pemerintah tetap memperhatikan kehidupan masyarakat terutama terdampak langsung pandemi Covid-19. Sambil menunggu tersedianya vaksin Covid-19.
Berharap segera tersedia dan Covid-19 bukan lagi ancaman aktivitas ekonomi sehingga secara bertahap berjalan ke arah pertumbuhan yang sudah diproyeksikan. GTTP Covid-19 mengajak masyarakat tetap melakukan aktivitas di tengah kesulitan selama pandemi. Mari bangun optimisme yanglebih baik mendukung upaya Pemerintah melindungi warganya dengan melakukan prokes sebahai kehidupan sehari-hari. Pemerintah tetap melindungi warga selama pandemi serta melakukan upaya pencegahan dan penanganan secara terus menerus,” tutupnya. (MR/JB Rumapea)

