Dimasa Covid-19, UMKM Harus Dilakukan Secara Intensif dan Berkolaborasi

Dimasa Covid-19, UMKM Harus Dilakukan Secara Intensif dan Berkolaborasi
Bagikan

METRORAKYAT.COM, SAMOSIR – UMKM merupakan basis pertumbuhan ekonomi masyarakat Indonesia. Sehingga UMKM harus dilakukan secara intensif serta berkolaborasi berbagai pihak di masa pandemi COVID-19.

“Berkolaborasi sangat penting untuk peningkatan literasi keuangan, asistensi penguatan kompetensi kewirausahaan, fasilitasi akses permodalan pendataan UMKM secara berkelanjutan yang memiliki Sistem Informasi Kredit Program (SIKP), sampai pada perluasan akses pasar lewat fasilitasi pelaku UMKM menjadi Go Platform Digital berdasarkan Marketplace,” sebut Kepala Kantor Regional 5 Otoritas Jasa Keuangan Sumatera Bagian Utara (KR 5 OJK Sumbagut) Yusup Ansori lewat Webinar Sosialisasi OJK, KUR dan Marketplace secara virtual, Senin (5/10/2020).

Webinar diikuti 150 peserta yakni pengurus Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) dan pelaku UMKM binaan Dekranasda.
Lanjut Yusup, sebagai langkah pembinaan sangat membantu menjembatani pelaku UMKM untuk tetap berproduksi dan memasarkan produk/jasa yang dihasilkan meskipun di masa pandemi COVID-19.

Salah satu sektor UMKM menurutnya, dapat dijadikan sasaran bidang sektor kerajinan (kriya) serta industri kreatif bernuansa kedaerahan, sebagai bentuk keberpihakan dan kolaborasi bersama melestarikan dan memperkenalkan kekayaan budaya maupun tradisi di Sumatera Utara (Sumut). Sebagai realisasinya, dapat diimplementasikan melalui TPAKD yang sudah terbentuk di 33 Kab/Kota se-Sumut.

“Ini merupakan semangat yang dilatar belakang pelaksanaan kegiatan tersebut,” katanya.
Katanya menjelaskan, sebanyak 99,9 persen atau 59,7 juta pelaku usaha di Indonesia merupakan pelaku UMKM. Di tahun 2019 UMKM hampir 95 persen menyerap tenaga kerja, dan memberikan kontribusi 61 persen terhadap pembentukan Produk Domestik Bruto (PDB) di Indonesia.
Maka OJK melakukan kegiatan Bulan Inklusi Keuangan (BIK) Tahun 2020 yang mendukung program Pemerintah tentang Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) berdasarkan penguatan UMKM di masa pandemi COVID-19, serta sebagai bentuk implementasi program Business Matching Akses Kredit UMKM dengan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) se-Sumut tahun 2020,

KR 5 OJK Sumbagut bersama Pemprovsu, Dekranasda Sumut, 33 Kabupaten/Kota se-Sumut, PT Bank Sumut dan Shopee Indonesia menggelar webinar tersebut.

Sedangkan Hj. Nawal Edy Rahmayadi selaku Ketua Dekranasda Provsu mewakili Dekranasda 33 Kabupaten/Kota se-Sumut menyampaikan apresiasinya kepada KR OJK Sumbagut, Pemprovsu, PT Bank Sumut dan Shopee Indonesia yang telah menyambut baik dan memfasilitasi pelaksanaan kegiatan webinar kepada pelaku UMKM binaan Dekranasda se-Sumut.

Menurutnya, hal ini sangat sejalan dengan apa yang menjadi inti dari visi dan misi serta sasaran strategis dari Dekranasda se-Sumut untuk meningkatkan daya saing, perluasan akses pasar dan akses jasa keuangan, peningkatan fungsi kemitraan berbagai pihak, serta termasuk pemanfaatan teknologi informasi dalam memperluas jaringan pemasaran produk para pelaku UMKM pengrajin dan pelaku industri kreatif di Sumut. (MR/JB Rumapea)

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.