Tim Gugus Aceh Singkil Terkesan Jalan Ditempat Tangani Covid-19
METRORAKYAT.COM, ACEH SINGKIL –
Pasca positifnya Bupati Aceh Singkil bersama istrinya, dokter, Kadis daerah setempat sekeluarga terjangkit positif terkena corona sesuai dengan hasil uji swab Unsyiah Banda Aceh, GP Ansor menilai penanganan Tim Gugus Setempat terhadap penyebaran wabah penyakit covid-19 terkesan jalan ditempat.
Padahal, Kabupaten Aceh Singkil sebelumnya termasuk salah satu daerah zona hijau dalam penyebaran covid-19, ucap Ketua GP Ansor Aceh Singkil, Mufkirul SH, Rabu, (12/8/2020) di Singkil.
Dengan begitu GP Ansor meminta, Tim Gugus Tugas Kabupaten Aceh Singkil serius dalam menangani penyebaran virus covid-19 dan mendesak melakukan karantina bagi pasien yang positif terpapar corona tanpa pandang bulu.
Selanjutnya dengan kian bertambahnya pasien corona Kabupaten Aceh Singkil, Tim Gugus tugas Setempat diminta segera melakukan tindakan kongkrit, cepat, terarah serta terpadu untuk penanganan covid-19.
Seperti, mengambil langkah melakukan karantina terhadap 15 pasien yang sudah dinyatakan positif Covid-19 berdasarkan hasil uji swab yang dikeluarkan oleh Laboratorium Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) Banda Aceh.
Ketua GP Ansor mengatakan, sesuai dengan Protokol Kesehatan berdasarkan Surat Edaran Menteri Kesehatan nomor HK.02.01/MENKES/199/2020 tentang Komunikasi Penanganan Coronavirus Disease 2019 (Covid-19), pasien yamg positif corona bahwa hasil pemeriksaan pertama akan keluar dalam waktu 1 x 24 jam setelah spesimen diterima.
“Jika memang dalam hasilnya positif, akan dinyatakan sebagai kasus konfirmasi COVID-19 dengan akan mengambil sampel nya setiap hari.
Pasien akan dikeluarkan dari ruang isolasi jika pemeriksaan sampel 2 (dua) kali berturut-turut hasilnya negatif,” ujarnya.
Menurut Mufkirul, bagi para pasien yang dinyatakan positif harus mendapat perawatan maksimal oleh tim kesehatan penanganan Covid-19. “Bukan malah membiarkan pasien melakukan isolasi secara mandiri. Karena jika dilakukan isolasi secara mandiri sama membuka peluang semakin meningkatnya penyebaran virus corona”, ungkapnya.
Karena, dalam isolasi mandiri setiap saat pasien bisa berinteraksi dengan siapapun disekitarnya dan perawatan terhadap pasien juga tidak akan maksimal.
Dengan begitu diharapkan, Tim Gugus Tugas Kabupaten Aceh Singkil dapat memberikan penanganan serius terhadap pasien positif corona setempat dengan mengikuti Protokol Kesehatan yang sudah diatur.
“Semoga pasien yang terpapar covid-19 segera diberi kesembuhan dan mendapat serta menjalani perawatan secara intensif dan terarah”, harapnya.
GP Ansor juga menghimbau, dalam menjalani aktivitasnya sehari-hari masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan dan tetap tenang serta memperbanyak doa kepada Allah agar Aceh Singkil segera keluar terbebas dari penyebaran virus covid-19, pungkasnya.(mr/Putra)
