Juni 2020, Nilai Ekspor Sumut Sebesar 25,58 Persen

Juni 2020, Nilai Ekspor Sumut Sebesar 25,58 Persen
SHARE
61 views

METRORAKYAT.COM, SUMUT – Menurut catatan Badan Pusat Statistik (BPS) Sumut, per Juni 2020 nilai ekspor untuk Sumatera Utara (Sumut) mengalami peningkatan jika dibanding bulan sebelumnya.

Nilai ekspor tersebut melalui pelabuhan muat wilayah perairan Sumut, sebut Kepala Bidang (Kabid) Statistik Distribusi BPS Sumut, Dinar Butar-Butar SE MSi, lewat vidio konprens, Rabu (5/8/2020).

Katanya, pada Juni 2020 ekspor mencapai US$652,02 juta atau 25,58 persen, tentu mengalami peningkatan dari sebelumnya.
“Dari hasil capaian tersebut dibanding Mei 2020 sebesar US$519,19 juta, namun Juni 2019, ekspor naik 23,90 persen,” sebur dia.

Berdasarkan golongan barang kenaikan ekspor terbesar Sumut Juni 2020, bulan Mei lemak dan minyak hewan/nabati US$65,67 juta (37,04%).

“Kenaikan ekspor terbesar ke Tiongkok US$82,96 juta, Amerika Serikat US$76,09 juta dan India US$70,21 juta, kontribusi ketiga negara itu mencapai 35,16 persen”, pungkas Dinar.

Namun kalau dilihat dari negara utama tujuan ekspor ke kawasan Asia (di luar ASEAN) terbesar senilai US$232,80 (35,71%).

Sambung Dinar lagi, perkembangan ekspor berada di sektor Pertanian Juni US$8,86 juta (23,63%) naik jija dibanding Mei 2020.
Sementara sektor Industri naik US$123,97 juta (25,73%) , sektor lainnya relatif stabil.

Dari segi kontribusi nilai ekspor terhadap industri total ekspor Januari–Juni 2020, sebesar 91,68 persen, pertanian 8,32 persen, pertambangan dan penggalian, minyak dan gas, serta lainnya 0,00 persen,” imbuhnya.

Ekspor sesuai golongan barang utama Juni 2020 terhadap Mei 2020 naik terbesar di golongan lemak dan minyak hewan/nabati US$65,67 juta (37,04%).

Kenaikan diikuti karet dan barang US$27,46 juta (52,29%). Sabun dan preparat pembersih mengalami penurunan ekspor barang pada 10 golongan barang utama turun US$410 ribu (-1,56%).

“Diperiode Januari–Juni 2020 jika dibandingkan Januari–Juni 2019, golongan barang naik terbesar pada bahan kimia organik US$31,70 juta (18,78%) dan ikan dan udang naik US$27,64 juta (22,55%).

Untuk golongan karet dan barang dari karet mengalami penurunan US$46,62 juta (-8,77%) dan berbagai produk kimia US$43,02 juta (9,87%)”, tuturnya.

Selanjutnya, terang Dinar, Januari–Juni 2020, ekspor 10 golongan barang (HS 2 digit) mampu memberikan kontribusi 88,36 persen total ekspor Sumut.

Akan tetapi ekspor di luar 10 golongan barang juga memberikan kontribusi 11,64 persen.
“Pertumbuhan, ekspor 10 golongan barang Januari–Juni 2020 turun 1,41 persen terhadap Januari–Juni 2019.

Eksspor terbesar selain Tiongkok, AS dan India,
Jepang juga merupakan pangsa ekspor kawasan Asia di luar ASEAN US$28,06 juta.

Bulan periode Januari–Juni 2020 dibanding periode sama 2019, negara tujuan utama mengalami kenaikan terbesar Malaysia US$67,15 juta (76,98%), India US$61,46 juta (28,43%) dan Myanmar US$54,53 juta (109,40%)”, beber Dinar mengakhiri.(mr/JB Rumapea)

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Intermedia Situs Berita Portal online Berita Aktual & Inovatif