BPS R4 Siap Melakukan Rapid Tes Saat Bertugas Melakukan Sensus Penduduk September 2020

BPS R4 Siap Melakukan Rapid Tes Saat Bertugas Melakukan Sensus Penduduk September 2020
Bagikan

METRORAKYAT.COM, RAJA AMPAT – Kegiatan Pelatihan Pendataan Sensus Penduduk September 2020 (Koseka) Koordinator Sensus Kecamatan dan (PS) Petugas Sensus Penduduk 2020 di Kabupaten Raja Ampat. Sabtu, (29/8) dan bertempat di Korpak Villa.

Kepala Seksi Statistik Sosial BPS Raja Ampat, Derek Mandowen SE, berharap agar, masyarakat menerima petugas kami dengan baik, tidak ada prasangka apapun. Karena ini adalah kegiatan Nasional direkomendasikan oleh PBB secara mendunia.

Derek juga menghimbau kepada seluruh masyarakat Raja Ampat yang berada di 24 Distrik hingga sampai ditingkat RT. agar menyiapkan Kartu Keluarga, KK, NIK/KTP, juga Surat Nikah.

“Sehingga dapat mempermudah petugas kami dalam melakukan pendataan sensus penduduk 2020,”terangnya.

Ia juga menjelaskan pendataan sensus penduduk 2020, kami lakukan secara serentak diseluruh indonesia secara Nasional mulai tanggal 1-30 September.2020

“Kami sampaikan juga, bahwa petugas sensus penduduk 2020 sudah kami bekali dengan Rompi SP2020 Surat Tugas, juga Kartu nama dan tanda pengenal serta melaksanakan amanah protokol kesehatan kepada Korordinator Sensus Kecamatan (KOSEKA) dan (PS) Petugas Sensus,”ujarnya.
 
Sementara, calon petugas sensus penduduk sangat menyambut baik rapid tes karena harus patuhi protokol kesehatan sebagai antisipasi menyelamatkan semuanya dalam melaksanakan tugas dilapangan.

Sementara itu petugas SP 2020 sudah di Rapid tes sebagai antisipasi keselamatan bersama masyarakat yang dikunjungi petugas sensus dan Koseka untuk memberikan kenyamanan bersama dalam pendataan SP 2020.

“Masyarakat akan nyaman menerima petugas sensus penduduk, karena sudah mengikuti rapid tes yang rekomendasinya tidak terindikasi,” jelasnya.
 
Tidak hanya itu, petugas juga dibekali dengan alat pelindung diri seperti sarung tangan, masker dan Handzenitiser

“Sarung tangan, masker dan Handzenitiser hal ini kami lakukan agar masyarakat aman juga bisa menyambut petugas kami dengan baik. dan antisipasi karena adanya penyebaranya virus corona, kita tidak tahu bisa melalui dokumen sensus. Oleh karena itu petugas harus disiplin melaksanakan protokol kesehatan,”  kata Derek Mandowen

Ditambahnya lagi, Kepala Seksi Statistik Sosial BPS Raja Ampat, mengatakan jumlah petugas sensus yang diterjunkan ke pelosok kampung-kampung sebanyak 101 yang terbagi menjadi dua, yaitu Koseka sebanyak 25 orang sedangkan petugas sensus penduduk 2020 (PS) sebanyak 76 orang mereka akan mensensus sampai ketingkat rukun tetangga (RT). (MR/Felix)

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.