Bandara Segun, Dan Kawasan Ekonomi Khusus Membutuhkan Dukungan Pemerintah Pusat

Bandara Segun, Dan Kawasan Ekonomi Khusus Membutuhkan Dukungan Pemerintah Pusat
Bagikan

METRORAKYAT.COM, AIMAS – Rapat Dinas Perhubungan Dengan Staf Khusus Mentri Perhubungan Bidang Hubungan Antar Lembaga Buyung Lalana guna percepatan pembangunan infrastruktur perhubungan udara, darat, laut di Kab.Sorong berlangsung Senin (10/08) di ruang Pola Kantor Bupati Sorong yang dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Sorong Suka HarjonoS.Sos.M.Si.

Proses pembangunan infrastruktur perhubungan di kabupaten sorong masih perlu di dukung oleh pemerintah pusat terutama Bandara Segun yang telah dirintis oleh mantan Bupati Sorong Stepanus Malak, dengan harapan keberadaan bandara ini bisa memperlancar arus keluar masuknya penumpang maupun barangndi wilayah timur indonesia, khusus nya di Papua Barat, Papua, Maluku, dan Maluku Utara dimana yang terjadi selama ini ika ada keberangkatan keluar negri misalnya jemaah calon haji dari wilayah ini harus melalui embarkasi makassar.

Pemkab Sorong telah menyelesaikan ganti rugi sekitar Rp. 15 miliar sedangkan untuk pengurusan sertifikatnya akan menelan biaya sekitar RP 1 miliar lebih sesuai dengan informasi dari pihak Badan Pertanahan Nasional (BPN).

Wakil Bupati Sorong di hadapan staff khusus Menteri Perhubungan mengatakan bahwa keberadaan Bandara Segun akan sedikit menekan biaya dengan tetap memperhatikan berbagai peraturan yang ada dengan tujuan keberangkatan mancanegara bisa lebih dekat dan mudah misalnya keberangkatan calon jemaah haji papua,papua barat tidak perlu melalui embarkasi makassar lagi .

Selain itu juga fasilitas perhubungan laut yang ada di KEK Sorong dikatakan belum bisa menerima investor luar yang akan berinvestasi di Kabupaten Sorong dikarenakan kesiapan dermaga bongkar muat belum terealisasi sampai sekarang ini serta eksport hasil dari Kabupaten Sorong juga masih berlebel Surabaya oleh sebap itu wabul meminta agar semuanya diperhatikan guna percepatan pembangunan ekonomi dan infrastruktur.

Dengan adanya berbagai masukkan tersebut, staf khusus Menhub meminta stafnya untuk mencatat, dan hasilnya akan dilaporkan kepada pimpinan.

Turut hadir Kepala Dinas Perhubungan, Direktur PT.Mow, KSOP Sorong, PT.ASDP, dan Pelindo IV (mr/azrul)

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.