Lapor Pak Kapolda, Korban Kekerasan Oknum Polisi Di Medan Meminta Pertanggungjawaban

Lapor Pak Kapolda, Korban Kekerasan Oknum Polisi Di Medan Meminta Pertanggungjawaban
Bagikan

METRORAKYAT.COM, MEDAN – Kasus dugaan pemukulan oleh oknum Bripda Fris Setiawan Lumban Tobing, Bripda Usman Batubara, Brigadir Amsal Ndraha, belum kunjung diketahui bagaimana prosesnya.

Ketiga oknum yang bertugas di Direktorat Sabhara Polda Sumut tersebut diduga melakukan kekerasan berupa pemukulan terhadap Maju Sitanggang, Warga Jalan Tangguk Bongkar XI No 22, Kota Medan, Sabtu (20/6/2020) malam.

Berawal dari perkara sepele. Maju awalnya berboncengan dengan dua rekannya menuju rumah sakit Haji Adam Malik untuk menjenguk ibunya yang sakit parah. Kemudian, tidak sengaja salah seorang oknum Bripda FS Tobing berpapasan dengan Maju di jalan Jamin Ginting. Selanjutnya entah mengapa dan apa sebabnya oknum petugas langsung menyetop laju sepeda motor Maju. Sejurus, oknum petugas polisi tersebut marah-marah dan langsung memanggil temannya, selanjutnya aksi pemukulan pun terjadi.

Selang beberapa hari kemudian, Maju Sitanggang didampingi keluarga mendatangi kantor Direktorat Sabhara Polda Sumut di Jalan Jamin Ginting untuk meminta pertanggungjawaban dan alasan pemukulan yang dilakukan oleh oknum tersebut. Berbekal dimediasi Ipda Dearma, masalah tidak berujung damai. Dikarenakan, oknum polisi FS Tobing menantang Maju, dengan mengatakan bahwa tidak usah takut dengan masalah itu karena ada berbintang yang berada dibelakangnya, demikian penuturan Maju kepada wartawan metrorakyat.com.

Terkait hal itu, Maju Sitanggang meminta pihak Polda Sumut untuk membantu dirinya dalam memediasi dan meminta kepastian hukum terkait ulah oknum tersebut.

“Saya hanya minta keadilan. Saya meminta bapak Kapolda Sumut agar segera menegur dan memberikan sanksi kepada anggotanya. Karena sampai hari ini nggak ada upaya mereka mempertanggungjawabkan perbuatannya itu. Saya sampai sakit dan hp serta dompet saya hilang pada saat kejadian,” kata Maju, Minggu (28/6/2020) siang.

Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara Inspektur Jenderal Martuani Sormin saat diminta tanggapannya belum berhasil.

Hingga saat ini, redaksi belum menerima uraian tanggapan dari pihak Polda Sumut. (MR/SP/Tim)

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.