Desa Kala Tenang “Disulap” Wisata Taman Bunga
METRORAKYAT.COM, BENER MERIAH – Walaupun ditengah wabah virus Pendemi, Kampung Kala Tenang, Kecamatan Bener Kelipah, Kabupaten Bener Meriah, Aceh, saat ini tengah fokus melakukan terobosan dan berbenah diri dalam berbagai sektor pembangunan di daerahnya.
Salah satunya dengan memanfaatkan lahan trotoar yang berlokasi dipinggiran jalan desa dengan membangun taman bunga mini dengan ukuran 4X1 meter. Proyek pembangunan taman bunga menelankan anggaran sebesar Rp 100 Juta lebih yang bersumber dari Dana Desa (DD) Tahun 2020.
“Saat ini sedang dalam pekerjaan, ada 30 titik taman bunga yang akan dibangun di Dusun Semah Bengi dan Dusun Hikmah. Insya Allah proyek pekerjaan tanam tersebut akan rampung dalam tahun ini, ” kata Kepala Kampung (Reje) Sanip Aripin saat ditemui wartawan media ini di kantor Camat Bener Kelipah, Kamis 25 Juni 2020.
Dijelaskan Sanip, program taman bunga merupakan misi dan visi beliau waktu sebelum duduk menjadi Reje di kampung tersebut. Dirinya optimis taman bunga yang akan di bangun ini nantinya kerap menjadi lokasi wisata bunga dan juga menjadi percontohan untuk kampung yang lain.
Sebab, keberadaan taman bunga tersebut selain mempercantik juga dapat menjadikan lingkungan bersih dan sehat. Hal itu juga seiring dengan beberapa prestasi yang sudah diraihi. Seperti juara satu kampung sehat tingkat Se – Kecamatan Bener Kelipah pada HUT RI ke 74 tahun 2019, dan juara satu lomba desa sehat Se – Kabupaten Bener Meriah dalam rangka HKN ke 53 Tahun 2017.
“Nah ini menjadi dasar acuan kita membuat taman bunga di sepanjang jalan desa, sehingga kedepan kampung kita menjadi indah dan rapi ketika ada warga yang melintas,” ujar Sanip yang didampingi sekretaris kampung Banta Jamhursyah, SE.
Untuk itu, Sanip berharap kedepan kepada masyarakat agar sama –sama berpartisifasi dalam menjaga dan merawat taman bunga yang saat ini sedang dikerjakan.
“Nanti kalau sudah siap kita perintahkan kepala Dusun untuk menjaga dan merawatnya. Di kampung kita ada tiga dusun, tahun ini hanya dua dusun yang kita bangun taman bunga dan program ini akan berlanjut,” pinta Reje.
Tak hanya itu, pihaknya juga membangun gapura di dua titik perbatasan kampung Kala Tenang dengan Kampung Bener Kelipah Utara dan Kampung Pondok Ulung. Kedua gapura yang dibangun ini menelan dana desa sebesar Rp 67.928.300,.
“Saat ini pembangunan gapura di dua lokasi hampir rampung. Untuk tenaga kerja kita libatkan warga setempat untuk mengdongkrat ekonomi rakyat di tengah wabah Pendemi,” kata Sanip sembari menuturkan pihaknya juga akan membagikan cincin tong sampah kepada rakyatnya.
Dimana, kata Reje, pembangunan gapura ini bertujuan untuk memudahkan para pengendara mengingat nama kampung yang dilewatinya, disamping itu memberikan tampilan yang indah dan rapi.
“Sejak kampung ini depenitif, baru kali ini gapura di bangun, sebelumnya gapura hanya dari kayu saja,” sebut dia.
Sanip juga mengatakan kedua item pembangunan tersebut sudah melalui kesepakatan bersama dengan masyarakat melalui musyawarah kampung. Setelah adanya musyawarah yang sudah disetujui, sehingga menjadi program bersama dengan masyarakat untuk melakukan pembangunan kemajuan kampung.
Saat ini, timpal Reje, warga Kampung Kala Tenang tercatat 86 Kepala Keluarga (KK) dengan luas 225 Hektar dengan mata pencarian mayoritas sebagai petani kopi. (MR/RN)
