Atasi Covid-19, Dinas Ketapang Kab Samosir Jelaskan Pemahaman Bercocok Tanaman

Atasi Covid-19, Dinas Ketapang Kab Samosir Jelaskan Pemahaman Bercocok Tanaman
Bagikan

METRORAKYAT.COM, PARBABA – Untuk mengatasi Penyebaran wabah Pandemi Corona Virus Disease (Covid-19) di Kabupaten Samosir selalu pakai masker, rajin cuci tangan, jaga jarak dan pelihara hidup bersih dan sehat.

Ini adalah merupakan anjuran protokol kesehatan untuk Covid-19 di Samosir, terang Kepala Dinas (Kadis) Ketahanan Pangan Kab Samosir, Rawati Simbolon SPd, MM kepada metrorakyat.com, Selasa (2/6/2020.

Dijelaskannya selain protokol kesehatan masyarakat juga harus melakukan kegiatan yakni berupa bercocok tanaman sayuran di pekarangan rumah. Tentu kegiatan bertanam sayuran untuk ketahanan pangan dalam kebutuhan keluarga sehari-hari.

“Karena tanpa mengkonsumsi sayuran tentu kesehatan atau stamina berkurang. Disamping itu akan mudah terserang penyakit akibat kurang vitamin dari sayuran”, tegas Rawati.

Untuk itu Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Samosir melaunching Pemberian Bibit Sayuran dan Sarana Produksi ke masyarakat Samosir.
Menurut Rawati lagi, pemberian bibit sayuran dan sarana produksi dalam rangka meningkatkan kesiapsediaan warga untuk menghadapi Covid-19 di Aula Kantor Kades Hutanamora, Kec Pangururan Samosir, Sumatera Utara (Sumut).

Secara tegas disampaikan Rawati, masyarakat maunya memanfaatkan pemberian bibit sayuran dari Pemkab, jangan lah di sia-siakan waktu di saat Covid-19.

“Mari kita gunakan lahan pekarangan rumah untuk bercocok tanam sayuran sebagai kebutuhan hidup menambah vitamin”, pintanya.

Sementara mewakili warga M Sinaga mengucapkan terimakasih atas pemberian bibit sayuran semoga apa yang diberikan Pemkab dapat bermanfaat bagi warga.

Disisi lain dia berharap, kiranya bantuan pemberian bibit sayur ke warga jangan hanya di saat Covid tetapi harus berlanjut.

Bupati Samosir, Rapidin Simbolon menyambut baik kegiatan ini yang merupakan upaya Pemerintah Kabupaten Samosir mengatasi kelangkaan sayur mayur untuk kebutuhan keluarga.

Rawati Simbolon menambahkan, pemberian tersebut bertujuan agar masyarakat memanfaatkan pekarangan rumah menjadi tempat budi daya tanaman sayuran melalui media polybag untuk mengatasi kebutuhan sayur untuk konsumsi gizi yang seimbang terutama Covid-19.

Adapun bantuan yang diberikan berupa: kompos 10kg/KK, pupuk NPK 16:16:16 (1kg/KK), pupuk urea (0,5kg/KK), polybag (1kg/KK), bibit sayuran sawi manis (1 sachet @25 gram/KK), bibit sayuran bayam (1 sachet @26.000 butir/KK), bibit sayuran kangkung (1 sachet @1.500 butir/KK).

Sebelum pemberian bibit, pungkas Rawati, lebih dulu melakukan pemutaran film cara menanam bibit sayuran dan perawatannya hingga panen yang disaksikan oleh seluruh peserta launching, ucapnya mengakhiri. (MR/JB Rumapea).

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.