Ada apa dengan Sate TAICHAN Mega Park?

Ada apa dengan Sate TAICHAN Mega Park?
Bagikan

METRORAKYAT.COM, MEDAN – Daging tusuk yang dipanggang atau Sate  merupakan salah satu makanan yang paling banyak digemari, baik usia muda dan kalangan orangtua.

Jika kita mengatakan sate, pastilah orang yang mendengarnya mengerti dan berfikir sate ayam, sate kambing, atau sate lembu. Dan ada dua bumbu yang paling sering dipadu pada sate yaitu, bumbu kacang dan bumbu padang. 

Kalau itu sudah biasa dan tidak sulit mencari penjual satenya. Nah..jika sate ayam yang dicampur dengan bumbu khas yang pedas dan berbeda dengan sate yang dijual pada umumnya, pastilah setiap orang yang mendengarnya penasaran dan ingin segera mencoba.
Sate itu diberi nama Sate Taichan yang di jual di outlet Mega Park, Jalan Kapten Muslim, Kecamatan Medan Helvetia.

Sate Taichan khusus daging ayam dengan bumbu pedas yang pasti sangat berbeda dengan bumbu sate pada umumnya.Sate Taichan yang hanya ada di jual di Mega Park Jalan Kapten Muslim, merupakan makanan cepat saji yang merupakan jenis franchise dimana dikota Medan hanya ada di tiga tempat yakni di Jalan Patimura, Kompleks Cemara Asri dan Mega Park Jalan Kapten Muslim.
Eka Lestari, pemilik franchise Sate TAICHAN mengaku awalnya adalah konsumen ataupun penggemar kuliner Sate. Dan saat memakan sate TAICHAN, dia jadi kecanduan, dan diakui Eka kalau dirinya bisa setiap hari membeli sate TAICHAN.

” Karena saat itu saya sangat menyukai sate TAICHAN, lantas saya menemui pemilik Franchise nya yang di Jalan Patimura, dan saya mendapat dukungan dan diterima jika ingin membuka outlet Sate TAICHAN di kota Medan. Dan saat itu saya pilih lokasi di Mega Park,”tutur Eka di tempat usahanya, Jumat (26/6/2020).

Lantas, ketika ditanya target pendapatan saat memulai membuka outlet sate TAICHAN, Eka Lestari yang mengaku baru tiga minggu berjualan di Mega Park.

“Kalau lagi rame, satu harinya keuntungan bisa mencapai Rp.1 juta per hari, dan jika sepi hanya bisa mencapai Rp.100 ribu – Rp.300 ribu. Kalau sedang bisa sampai Rp.400 ribu – Rp.700 ribu. Asal jangan hujan sajalah bang, bisa-bisa tidak ada pembeli, paling mengharapkan dari pesanan Ojek Online, tapi itukan kurang banyak lah, mungkin karena masih baru di sini,”terang nya.

Sambung Eka lagi yang juga didampingi Aci yang juga sahabatnya yang selalu memberi dukungan baginya, jika nama sate TAICHAN sudah terkenal. Karena asal sate tersebut dari Jakarta. Dan dibawa ke Kota Medan.

Untuk strategi penjualan di tengah pandemi COVID-19 saat ini, Eka mengaku bekerjasama dengan aplikasi selebgram, graponline dan komunitas lainnya.

” Kalau saat pandemi ini, ya terasalah bang, apalagi saya juga jualan juga kan sudah Corona. Makanya harus pakai strategi jualan jugalah bang,”ujar Eka yang mengaku tinggal berdomisili di Tembung – Deliserdang ini.

Ditambahkan Eka lagi, bagi warga kota Medan, khususnya kaum muda-mudi yang milenial yang suka dengan kuliner sate, tidak sempurna jika belum pernah mencoba kuliner sate TAICHAN yang ada di Mega Park Jalan Kapten Muslim tepatnya di depan Plaza Milenium.

“Kalau harga untuk satu porsinya Rp.25 Ribu. Kalau rasa, silahlan coba dulu kemari, ke outlet Sate TAICHAN Mega Park, saya pastikan kamu…kamu sekalian pasti akan ketagihan,”sebut Eka Lestari.(mr/red)

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.