H-7 Jelang Lebaran Idul Fitri, Walikota Siantar Bagi-Bagi Takjil dan Masker di Jalan Merdeka

H-7 Jelang Lebaran Idul Fitri, Walikota Siantar Bagi-Bagi Takjil dan Masker di Jalan Merdeka
Bagikan

METRORAKYAT.COM, PEMATANGSIANTAR – H-7 jelang Lebaran Idul Fitri, Walikota Pematangsiantar H. Hefriansyah Noor, SE, MM bagi-bagi makanan pembuka puasa atau yang biasa disebut takjil dan masker. Pembagian takjil dan masker tersebut dilakukan walikota di Jalan Merdeka Kecamatan Siantar Barat Kota Pematangsiantar tepatnya di depan Tugu Becak, Minggu (17/5/2020) sekira pukul 17.30 WIB.

Takjil dan masker tersebut diberikan oleh Walikota kepada warga sekitar dan juga kepada pengendara roda dua dan roda empat yang kebetulan melintas. Sewaktu pembagian takjil dan masker walikota yang didampingi Pj. Sekda Kusdisnto, SH warga tampak berkumpul dan berkerubung saling berebut makanan tanpa memperhatikan jarak aman antara satu orang dengan yang lain.

Ibu Rustina salah seorang warga yang kebetulan melintas bersama anaknya yang dimintai tanggapannya menyatakan merasa senang karena mendapatkan takjil dan masker langsung dari walikota.

Sementara Suwarno seorang warga yang kebetulan sedang berolah raga yang sempat berhenti sesaat memperhatikan keramaian tersebut saat diajak berbincang sejenak dan dimintai komentarnya, menyatakan sedikit menyayangkan sekaligus mengkritik tindakan yang dilakukan oleh walikota tersebut.

“Kita apresiasi kegiatan yang dilakukan oleh pak Wali. Maksudnya emang baik ingin membantu warganya saat bulan Ramadhan sekaligus supaya saling mengenal dan lebih dekat dengan warganya. Tapi mungkin caranya kurang tepat. Sebab cara membagi-bagi makanan/takjil tersebut membuat masyarakat berkumpul dan berkerubung. Itukan sudah tidak sesuai dengan standar protokoler pencegahan dan pemutusan rantai penyebaran Covid-19, yang salah satunya adalah social distancing dan physical distancing. Disitu mana kita tahu mereka itu siapa, habis dari mana, siapa-siapa aja yang terpapar atau tidak. Kan resiko bang. Sementara kita tahu dari berita kalau saat ini Kota Siantar sudah masuk zona merah. Apalagi kalau kita baca berita jumlah orang positif Covid-19 di Siantar semakin hari semakin bertambah. Kan jadi menambah resiko. Mungkin niat beliau baik. Tapi juga harus dilakukan dengan cara yang baik dan tepat. Supaya hasilnya baik. Mungkin dengan memberikan di suatu tempat yang sudah ditentukan dengan pengaturan jarak, kan jadinya aman,” tandasnya sambil melanjutkan berolah raga. (MR/MBPS)

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.