Satu ODP di Samosir
METRORAKYAT.COM, SAMOSIR – Pemerintah Kabupaten Samosir melalui Direktur Rumah Sakit Dr Hadrianus Sinaga, mengumumkan penambahan satu kasus Orang Dalam Pemantauan (ODP) Covid-19. Sebelumnya warga yang berdomisili di Pangururan tersebut kedatangan putranya yang kuliah di Yogyakarta, jelas Direktur RSUD dr Hadrianus Sinaga.
dr Friska Situmorang menyampaikan itu dalam siaran persnya di rumah dinas Bupati Samosir, Jumat (3/4/20).
“Maaf saya terlambat, tadi menangani pasien ODP baru di rumah sakit, seorang laki-laki usia 43 tahun di Pangururan,” pungkasnya.
Menurut dia, warga tersebut mengalami demam dan batuk setelah beberapa hari kepulangan anaknya, seorang mahasiswa dari Yogyakarta.
“Kami sudah melakukan pemeriksaan rapid test namun ternyata hasilnya samar-samar. Diduga sang anak adalah carrier kepada bapaknya, dan kita sudah minta seluruh keluarga untuk dilakukan isolasi diri,” jelas Friska.
Pihak rumah sakit sebelumnya sudah melakukan pemeriksaan rapid test kepada ODP tersebut, namun hasilnya ternyata samar-samar.
“Kami sudah melakukan pemeriksaan rapid test namun ternyata hasilnya samar-samar dan tidak berbayang dan kami simpulkan negatif sehingga kami anggap ODP,” tukasnya.
Disebutkan, RSUD dr Hadrianus Sinaga sudah melakukan koordinasi dengan Dinas Kesehatan untuk melakukan pemantauan keluarga tersebut selama melakukan isolasi diri.
“Kita mengharapkan kesembuhan anaknya, dan meminta kepada warga agar tidak menjauh diri apabila sembuh secara total. Namun kita tetap waspada atasxwabah virus cirona (pandemi covid-19), ujar Friska mengakhiri. (MR/ JB Rumapea).

