Bupati Samosir : Waspada Terhadap Pengunjung Jangan Lolos
METRORAKYAT.COM, SAMOSIR – Sampai berita ini diterbitkan, Kabupaten Samosir masih nihil PDP dan suspect Corona virus disease (Covid-19), namun ODP ada 7 orang. Kalau pun demikian tetap dilakukan pencegahan melalui penyemprotan disinfektan disamping memperketat penjagaan pintu masuk Samosir.
Bupati Samosir Rapidin Simbolon didampingi Kadis Kominfo Rohani Bakkara, Direktur RSUD Hadrianus Sinaga dr Friska Situmorang, Camat Nainggolan Barissan P Manullang dan Camat Onanrunggu Junita Sinaga, melakukan pemantauan untuk memastika pintu masuk pelabuhan tetap terjaga, Simanindo. Dan memonitor kesiapan para petugas yang ditempatkan di pelabuhan Sipinggan, Kecamatan Nainggolan dan Pelabuhan Onanrunggu.
Di hal waktu sama, Rapidin berpesan dan menghimbau petugas tetap siaga dan jangan sampai lolos t pengunjung masuk. “Kesehatan juga harud dijaga dan tetap standby di lokasi, serta saling koordinasi sesama petugas”, pinta Rapidin.
Setiap petugas yang telah ditentukan supaya tetap mengantisipasi masuknya wabah Covid-19, dan dilakukan penyemprotan anti septik dan pengukuran suhu tubuh.
“Dari hasil pemantauan, rata-rata pengunjung mempunyai suhu tubuh normal dan tidak ditemukan adanya gejala terjangkit virus Corona,” sebut dia.
Selain pengawasan di pintu masuk jalur darat dan danau, Pemkab telah menyiapkan ruang isolasi di gedung Balai Latihan Kerja (BLK).
Langkah itu dilakukan, sebagai upaya mengantisipasi semakin meningkat mahasiswa/i pulang dari wilayah zona merah. Maka kita siapkan kamar ODP yang tidak mau isolasi mandiri.
“Pemkab akan tegas bagi siapapun yang datang ke Samosir (yang bukan penduduk Samosir) tanpa tujuan tidak jelas harus di pulangkan. Namun kalau tujuan jelas atau Jika tertentu, wajib melakukan isolasi mandiri selama 14 hari dan dalam pemantauan dari petugas kesehatan,” ucap Rapidin dengan tegas. (MR/ JB Rumapea)
