Mantan Napi Sudah Isyaf, Butuh Modal Untuk Usaha
METRORAKYAT.COM, LANGSA – Program Pemerintah melalui dinas terkait untuk mensejahterakan masyarakatnya, dalam mengembangkan usaha melalui skilnya baik kelompok atau persorang. namun demikian haltersebut di atas tidak beralasan seperti yang di harapkan di mana pelaksanaanya mengarah kepada tidak tepat sasaran. kepada dinas terkait mohon di kaji ulang.
Indra, akrab di sapa Nesiya warga Gang Antara Gampong Jawa Kecamatan Langsa Kota, yang pernah mengalami nasib malang terjebak tentang penyalah gunaan narkoba, walaupun demikian saat di telusuri oleh media MetroRakyat. Com, hal yang di alami merupakan jebakan dari teman – teman seperjuangan di salah satu salon kecantikan yang ada di Kota Langsa.
Indra mantan napi akrab di sapa Nesiya, Rabu, (12/2/20) saat curhat kepada Metrorakyat.com mengatakan, dirinya sudah lama insyaf dan menghindar dari perbuatan yang melanggar hukum baik Agama maupun terhadap pengaruh narkoba.
Indra menambahkan, selepas keluar dari Lembaga Permasyarakatan ( LP ) Klas III B Narkoba Gampong Sungai Lueng Langsa Timur Kota Langsa. Pada Tahun 2017 lalu sudah menghirup udara bebas, dengan usia sudah senja ( 49 ) tahun namun hidupnya sudah luntang – lantung tidak menentu di tambah lagi kesehatan dan fisiknya sudah menurun di sebabkan penyakit Hernia.
“Mau berobat tidak memiliki uang, mau berusaha tidak punya modal, dengan demikian harapan Indra kepada Pemko Langsa melalui dinas terkait,”ujarnya.
Indra berharap agar dapat peduli memberi bantuan berupa modal.
“Dan kepada donator yang mempunyai kelebihan hartanya, bisa membantu saya untuk mengembangkan usaha sesuai dengan skil yang di miliki rias pengantin ataupun usaha untuk berdagang,”ungkap Indra. (MR/DANTON )
